Menu

Salju Kembali Turun di Wilayah Tabuk Arab Saudi, Kiamat Makin Dekat?

Satria Utama 11 Jan 2020, 08:28
Dua pria di Tabuk, Arab Saudi, duduk menghangatkan diri di dekat api dengan salju di sekitar mereka. Foto/Gulf News/Twitter
Dua pria di Tabuk, Arab Saudi, duduk menghangatkan diri di dekat api dengan salju di sekitar mereka. Foto/Gulf News/Twitter

Fakta bahwa suhu di sekitar wilayah Timur Tengah memang mengalami penurunan. Hujan dilaporkan mengguyur wilayah Uni Emirat Arab. Hujan es terjadi di Alexandria, Mesir. Sedangkan hujan, badai, dan salju meladan Lebanon dan Suriah. Untuk kawasan Tabuk, hujan salju juga terjadi pada bulan April tahun 2019.

Otoritas Umum Meteorologi dan Perlindungan Lingkungan Arab Saudi mengatakan suhu turun di bawah 0 derajat Celcius di beberapa wilayah. Otoritas itu mendesak para warga agar tetap dalam kondisi hangat dan menghindari bertualang ke tempat-tempat terpencil.

Turunnya salju di beberapa kawasan Arab Saudi beberapa waktu belakangan sering dikaitkan dengan tanda-tanda kiamat sudah dekat. Apalagi jika melihat fakta beberapa tahun belakangan, beberapa kawasan di Arab Saudi yang dulu gersang dan tandus kini sudah mulai ditumbuhi tanaman hijau.

Hal ini dikaitkan dengan hadist Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sekira 1.400 tahun yang lalu, “Tidak akan tiba hari Kiamat hingga tanah Arab kembali hijau penuh dengan tumbuhan dan sungai-sungai".

Peneliti menemukan fakta-fakta ilmiah dalam beberapa dekade terakhir pada abad ke-20. Peneliti menemukan bahwa dahulu Arab memiliki padang rumput dan sungai. Berdasarkan penelitian mengenai iklim, kemudian Arab akan memiliki sungai dan padang rumput sekali lagi.***

Halaman: 12Lihat Semua