Menu

Ketua Partai Nasdem Dampingi Andi Putra-Suhardiman Mendaftar di Partai Golkar Kuansing

Replizar 22 Jan 2020, 20:59
Pasangan Andi Putra SH MH dan Drs H Suhardiman Ambi Ak MM (ASA), saat mendaftar di Sekretariat DPD II Golkar Kuansing (foto/Zar)
Pasangan Andi Putra SH MH dan Drs H Suhardiman Ambi Ak MM (ASA), saat mendaftar di Sekretariat DPD II Golkar Kuansing (foto/Zar)

RIAU24.COM - KUANSING- Pada saat Pendaftaran Bakal Calon Bupati (Balonbup) - Bakal Calon Wakil Bupati (BalonWabup) Kuantan Singingi, Periode 2021-2026 mendatang. Ada yang sangat menarik dari pendaftaran Balonbup dan BalonWabup, ketika Pasangan Andi Putra SH MH dan Drs H Suhardiman Ambi Ak MM (ASA), saat mendaftar di Sekretariat DPD II Golkar Kuansing, Teluk Kuantan, Rabu (21/1/2020).

zxc1

Dimana pada saat Pendaftaran pertama, pasangan ASA ini tidak seperti mendaftar di berbagai Partai Politik (Parpol) lainnya, akan tetapi langsung diantar dan ditemani Ketua DPD NasDem (Nasional Demokrat) Kuantan Singingi, Muslim S.Sos. MSi beserta anggota Fraksi NasDem Kuansing, seperti Riko Nanda dan Jonson mendaftar ke Partai Golkar.

"Kami merasa bangga didampingi langsung Bapak Muslim, Ketua NasDem Kuansing mendaftar ke Golkar. Ini bukti keseriusan bapak Muslim mendukung kita," ungkap Balonbup Kuansing Andi Putra, SH. MH saat mendaftar kepada wartawan, Rabu (22/1).

Menghadapi Pilkada Kuansing 2020 ini, Katanya, dirinya bersama Suhardiman telah mendaftar di NasDem, PKS, Hanura, Gerindra, Demokrat dan PKB. "Seluruh proses telah kami jalankan. Tinggal lagi menunggu. Mudah-mudahan kita bersama maju pada pilkada ini," jelasnya.

zxc2

Sementara BalonWabup Suhardiman Ambi, yang diberi kesempatan untuk menyampaikan program ASA, berjanji untuk mengembalikan " Kuansing Sebagai Negeri Bermarwah ke depan ". Setelah beberapa tahun ini, Negeri Jalur mengalami kemunduran, seperti Ekonomi Melemah, Pengangguran Meningkat, Kemiskinan Bertambah dan Infrastruktur yang harus diperbaiki.

"Ke depan, kami berbagi tugas sesuai dengan pengalaman dan latar belakang pendidikan. Pak Andi Putra nanti, akan memimpin pembangunan dan pemerintahan Kuansing. Tugas saya hanya dua. Meningkatkan PAD dengan menggali potensinya, dan meningkatkan ekonomi kesejahteraan masyarakat Kuansing," paparnya.

Ke depan, dalam peningkatan PAD, pihaknya menargetkan minimal PAD Kuansing setara dengan belanja pegawai. "Insya Allah, dengan pengalaman, ini bisa kita lakukan. Saya nantinya akan fokus merebut anggaran di Provinsi dan Pusat, karena ini penting untuk menumbuhkembangkan pertumbuhan ekonomi masyarakat," jelasnya.

Upaya lainnya, Meningkatkan Ekonomi guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sangat perlu pembangunan pabrik, seperti Industri hilir karet dan sawit. "Fokus untuk karet, kita bangun industri hilirnya. Upaya ini, kita tuangkan dalam RPJMD. Akan dibangun home industri. Akan kita percepat dengan biaya yang murah. Dengan cara kita bentuk BUMD-BUMD, untuk mengeksplore produk-produk itu. Nanti sumber dayanya kita latih," tambahnya.

Sedangkan untuk komoditi sawit, Katanya, Akan dimanfaatkan CPO dan bahan lainnya. "Karena UU mengatur, 30 persen CPO dari pabrik itu harus dikelola daerah. Ini nanti akan kita arahkan untuk buat sabun, odol dan produk lainnya. Saya kira dua komoditi ini akan tumbuh dengan baik," sebutnya.

Dan begitu pula dengan bahan pokok seperti padi dan hasil pertanian lainnya. Menurutnya, sektor pertanian padi sekarang lumpuh. Alih fungsi lahan menjadi-jadi. "Mudah-mudahan kita menjadi daerah penghasil padi di Riau nanti. Ini akan kita carikan solusinya. Sehingga target kita satu rumah satu sarjana. Satu rumah satu industri. Ini kita dorong ke depan. Kini, bersama ASA Kuansing punya harapan baru," harapnya.

Sementara Ketua Tim Penjaringan Pilkada Kuansing Romi Alfisah Putra menegaskan, Penjaringan ini diwajibkan oleh DPP, yang sesuai aturan dan mekanisme di partai yang terbuka untuk seluruh masyarakat. 

Khususnya masyarakat Kuansing. "Siapa pun boleh mendaftar. Ini kebijakan umum DPP Golkar, setiap DPD diwajibkan melakukan penjaringan. Ini aturan yang telah ditetapkan. Kami berharap obyektif. Jangan nanti ada masuk ditengah jalan," tukasnya. (R24/Zar)