riau24

Pemko Pekanbaru Pastikan Tidak Akan Zalim Kepada Rakyat Soal Lahan KIT

Sabtu, 25 Januari 2020 | 22:11 WIB
Walikota Pekanbaru Firdaus Walikota Pekanbaru Firdaus

RIAU24.COM - PEKANBARU - Pasca ditetapkannya Kawasan Industri Tenayan sebagai Kawasan Industri Sttrategis Nasional, Walikota Pekanbaru Firdaus, menggelar Koordinasi pengamanan aset pemerintah kota Pekanbaru dikawasan industri tenayan dengan jajaran Forkopimda yang ada di Pekanbaru pada akhir pekan lalu.

Firdaus mengatakan, saat ini di Kawasan Industri Tenayan sudah ada dua pebangkit listrik dengan nilai investasi senilai 7 T.  Selanjutnya juga akan ada tambahan invetasi senilai 28 T dikawasan yang sama berupa industri hilir CPO.

Baca Juga: Dampak Corona, Pembeli Satenya Sepi, Pedagang Ini Beralih Jualan Masker

“Semua pihak mesti bekerjasama dalam mengamankan aset KIT, apalagi terbukanya peluang KIT untuk berkembang besar,” sebutnya.

Ditambahkan Firdaus, Karena direncanakan akan ada 3000 hektar lahan di KIT yang nantinya akan digarap oleh investor untuk kawasan industri. 

Baca Juga: Aturan Pembatasan Jam Aktivitas Telah Rampung, Pemko Pekanbaru Tunggu Persetujuan Pusat, Ini Aturan Mainnya

Dilain pihak masih adanya klaim kepemilikan lahan KIT oleh sekelompok masyarakat dipastikan Wlaikota juga akan direspon oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.

“Terkait hal ini kita akan buat pos pengaduan bagi masyarakat yang merasa memiliki lahan KIT, selanjutnya akan diproses secara hukum,” terangnya

Pemerintah kota Pekanbaru ditegaskan Walikota tidak akan zalim terhadap rakyat jika memang  terbukti ada yang milik masyarakat. (R24/put)

PenulisR24/put



Loading...
Loading...