Menu

Dapur Asam Pedas Baung Terbakar, Sambar Enam Petak Rumah di Sekitarnya

Ryan Edi Saputra 4 Feb 2020, 12:46
Kondisi dapur Asam Pedas Baung pasca kebakaran
Kondisi dapur Asam Pedas Baung pasca kebakaran

RIAU24.COM - PEKANBARU - Subuh menjelang pagi, kobaran api melalap sebuah bangunan Rumah Makan Angkringan Asam Pedas Baung, Jalan Jendral Sudirman tepat di seberang Rumah Sakit Awal Bros, Selasa (4/2/2020). 

Api yang belum diketahui sumbernya itu, meluluh lantakan bangunan yang diketahui sebagai dapur dan mes karyawan Rumah Makan tersebut. 

Tak hanya meratakan bangunan dapur Rumah Makan milik Maryenik Yanda itu, bahkan api yang dengan cepat membesar juga menjilat bangunan dapur enam petak rumah, yang berada disisi belakang bangunan rumah makan itu. 

Santi (26) salah seorang saksi mata mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 05.00WIB. Ia tidak mengetahui pasti sumber api berasal dari mana. Namun, yang jelas api dengan cepat membesar terlihat dari dalam bangunan rumah makan itu. 

"Abis Sholat subuh tadi lah kejadiannya. Api gak tau dari mana. Ada yang bilang dari putung rokok, ada juga yang bilang dari kompor gas," kata Santi. 

Kondisi bangunan saat itu hanya ada seorang penjaga rumah makan saja yang berjaga. Rumah makan pun sudah hampir dua bulan tidak beroperasi pasca pemilik mengalami musibah. 

"Sudah dua bulan gak jualan, semenjak buk Maimanah Umar meninggal. Jadi cuma ada satu orang saja yang jaga," jelasnya. 

Hendra (40) yang tinggal dibelakang bangunan rumah makan itu juga menjadi korban keganasan si jago merah itu. Dapur rumah petak yang ia huni habis dijilat api. 

"Abis subuh tadi api sudah membesar. Dapur rumah kenak juga itu, plastik jualan kami juga habis," kata Hendra. 

Akibat kejadian itu, Hendra mengatakan kerugian yang ia derita mencapai Rp2, 5juta.

Selang beberapa menit kebakaran, tujuh armada pemadam kebakaran pun diturunkan untuk memadamkan api tersebut. Api dapat dijinakkan sekitar setengah jam kemudian. 

Akibat kejadian itu, kondisi ruas jalan Jendral Sudirman pun mengalami kemacetan yang cukup panjang. Para pengendara yang melintas, banyak berhenti untuk melihat kejadian. 

Kapolsek Bukit Raya, Kompol Bainar ketika dikonfirmasi mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. 

 

"Sumber api masih kita selidiki. Kita belum bisa pastikan sumber api dari mana. Yang jelas bangunan dapur rumah makan habis dimakan api," kata Bainar. 

 

Akibat kebakaran bangunan semi permanen itu, kerugian ditafsir mencapai ratusan juta rupiah. (R24/put)