Menu

5 Tentara Turki Tewas, Erdogan : Rezim Suriah Harus Tanggung Konsekuensi

Riko 5 Feb 2020, 10:11
Recep Tayyip Erdogan
Recep Tayyip Erdogan

RIAU24.COM -  Rezim Suriah yang dipimpin Presiden Bashar al-Assad harus menanggung konsekuensi setelah pasukanya membombardir daerah di Provinsi Idlib yang menewaskan lima tentara Turki dan tiga personel lainnya pada Senin lalu. Demikian peringatan yang dilontarkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. 

"Tentu saja, akan ada konsekuensi bagi rezim," kata Erdogan kepada wartawan dalam penerbangan pulang dari Ukraina pada hari Selasa 4 Februari 2020 merujuk pada pemerintah Assad.

Turki telah merespons kematian lima tentaranya dengan membombardir puluhan target pemerintah Suriah. Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan pasukan Ankara menyerang 54 target di Idlib dan menewaskan 76 tentara pemerintah Suriah.

"Saya percaya operasi ini adalah pelajaran yang berat, tetapi kami tidak akan berhenti di situ, kami akan melanjutkan dengan tekad yang sama," kata Erdogan.

Menurut Erdogan, pos-pos pengamatan Turki akan tetap berdiri di Idlib dan pasukan Ankara memainkan peran penting di provinsi itu, wilayah mencakup daerah-daerah penting yang dikuasai pemberontak Suriah dan telah menjadi sasaran pemboman sengit oleh tentara Suriah dan sekutunya, Rusia, sejak terakhir tahun.

Turki menandatangani perjanjian dengan Rusia pada September 2018 untuk menghentikan kemajuan yang diraih pasukan pemerintah Suriah di Idlib. Namun, pasukan Assad mulai membombardir Idlib lagi April lalu setelah mereka mengatakan Ankara mengizinkan ekstremis untuk mendominasi provinsi dan melanggar perjanjian.

Halaman: 12Lihat Semua