Menu

Markas PBB Bobol, Diplomat Philipina Jadi Orang Pertama Yang Terinfeksi Corona

Satria Utama 13 Mar 2020, 10:53
Ilustrasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (Shutterstock)
Ilustrasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (Shutterstock)

RIAU24.COM - Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya bobol juga dimasuki virus Corona, Kamis (12/3/2020). Diplomat asal Filipina menjadi orang pertama di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, yang dinyatakan positif Covid-19.

Diplomat yang terinfeksi tersebut bekerja di Komite Keenam Majelis Umum PBB yang menangani masalah hukum.

Seorang sumber di PBB mengatakan, diplomat itu terakhir mengunjungi markas besar pada Senin (9/3/2020). Keesokan harinya perempuan itu mengeluh demam lalu memeriksakan diri ke dokter.

"Dia mendapat pemberitahuan bahwa hasil tes Covid-19-nya positif," demikian isi sepucuk surat dari kantor misi Filipina di PBB, kepada AFP, Jumat (13/3/2020). Terhitung mulai Kamis, misi Filipina diisolasi dan semua stafnya diinstruksikan menjalani karantina mandiri.

Sebelumnya, PBB sudah mengumumkan bahwa kantor pusatnya di New York ditutup untuk publik karena wabah Covid-19. "Layanan tur ke kompleks markas PBB dihentikan mulai Selasa pukul 20.00 waktu setempat (0000 GMT)," kata PBB, dilansir Anadolu Agency.

PBB juga telah mengurangi jumlah stafnya untuk hadir di kantor. "Kesehatan dan keselamatan para staf adalah prioritas sekretaris jenderal PBB. Kami akan terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah yang sesuai," jelas Stephane Dujarric, juru bicara Sekjen PBB Antonio Guterres, dalam sebuah pernyataan.***

Halaman: Lihat Semua