Menu

Merinding, Begini Ganasnya Corona di Iran, Dalam Setiap 10 Menit Satu Nyawa Melayang

Siswandi 20 Mar 2020, 10:58
Warga Iran dengan menggunakan masker melintai jalanan umum di Teheran. Kasus Corona di negara itu kian mengkhawatirkan. Foto: int
Warga Iran dengan menggunakan masker melintai jalanan umum di Teheran. Kasus Corona di negara itu kian mengkhawatirkan. Foto: int

RIAU24.COM -  Iran menjelama menjadi negara yang paling parah akibat terdampak virus Corona untuk kawasan Timur Tengah. Di negara ini, korban nyawa akibat virus Corona masih berjatuhan. Tak tanggung-tanggung, dalam setiap 10 menit, satu nyawa melayang akibat virus mematikan itu.  Saking banyaknya korban jiwa akibat virus ini, Pemerintah Iran dikabarkan telah menyiapkan kuburan massal.

"Berdasarkan informasi kami, setiap 10 menit satu orang meninggal karena virus corona dan sekitar 50 orang terinfeksi virus setiap jam di Iran," ungkap Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianush Jahanpur, seperti dilansir republika  yang merangkum arabnews, Jumat 20 Maret 2020. 

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Iran, Alireza Raisi, mengungkapkan, jumlah total warga Iran yang terinfeksi Covid-19 telah mencapai 18.407 orang. Sedangkan jumlah kematian sejauh ini telah menembus angka 1.284 orang. Kondisi membuat Iran sebagai negara paling parah mengalami wabah virus Corona, di kawasan Timur Tengah. 

Lonjakan kasus dan kematian menjadikan negeri Republik Islam itu sebagai negara dengan jumlah kasus Corona terbanyak ketiga di dunia setelah China dan Italia.

Belum lama ini, gambar satelit menunjukkan Iran telah menggali kuburan massal di dekat Kota Qom, salah satu kota suci di negara itu. Pemerintah Iran juga menerima tudingan karena diduga telah menutup-nutupi tingkat penyebaran virus Corona di negara itu. 

Simpati Indonesia 

Dari Tanah Air, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan, dirinya telah menerima telepon dari Menlu Iran Javad Zarif, Rabu (18/3/2020). Dia pun mengungkapkan belasungkawa mendalam dan simpatinya atas dampak wabah Covid-19 di Iran.

"Menerima panggilan telepon dari Menlu Mohammad Javad Zarif dari Iran pada hari ini Rabu (18/3). Saya menyampaikan simpati dan belasungkawa atas dampak wabah Covid-19 di Iran," ujar Retno melalui akun Twitter terverifikasi @Menlu_RI.

Kedua menlu juga membahas mengenai bagaimana negara mengatasi pandemi yang menjangkiti 170 negara ini. "Indonesia dan Iran menggarisbawahi pentingnya kerja sama antara negara-negara dalam memerangi Covid-19," cuitnya lagi. ***