Menu

Puluhan Mahasiswa Riau Dari Luar Negeri Diisolasi Dua Minggu di Pekanbaru

Alwira 9 May 2020, 14:13
Sebanyak 29 mahasiswa Riau yang baru saja dipulangkan dari luar negeri saat ini tengah menjalani karantina di Gedung Balai Diklat BPSDM Jalan Ronggowarsito Pekanbaru (foto/Wira)
Sebanyak 29 mahasiswa Riau yang baru saja dipulangkan dari luar negeri saat ini tengah menjalani karantina di Gedung Balai Diklat BPSDM Jalan Ronggowarsito Pekanbaru (foto/Wira)

RIAU24.COM - Sebanyak 29 mahasiswa Riau yang baru saja dipulangkan dari luar negeri saat ini tengah menjalani karantina di Gedung Balai Diklat BPSDM Jalan Ronggowarsito Pekanbaru sejak Kamis (7/5/2020).

Sebanyak 24 mahasiswa diantaranya menempuh pendidikan di Arab Saudi, satu mahasiswa di Thailand dan empat santri dari Malaysia.

zxc1

Mahasiswa dan santri ini akan menjalani isolasi selama 14 hari kedepan terhitung mulai Kamis (7/5/2020). Selama menjalani masa karantina seluruh mahasiswa ini harus mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

"Selama menjalani karantina mereka dilakukan pemeriksaan dua kali dalam sehari, kemudian diberikan vitamin dan makanan yang bergizi dan dianjurkan untuk melakukan olah raga ringan seperti senam di dalam lokasi karantina," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Sabtu (9/5/2020).

zxc2

Tambah Mimi, selama menjalani karantina, seluruh mahasiswa ini juga dilarang melakukan kontak langsung dengan keluarganya. Sehingga pihak keluarga tidak dibenarkan untuk menjenguk anaknya di lokasi karantina.

Dia juga mengatakan meski berdasarkan hasil rapit test di Bandara Soekarno Hatta seluruh mahasiswa ini hasilnya negatif, tetap mereka tidak bisa langsung diizinkan pulang.

Sebab, sesuai protokol kesehatan yang sudah ditetapkan dalam rangka untuk mencegah penularan Covid-19 para mahasiswa dari luar negeri ini wajib menjalani karantina selama 14 hari.

"Selama karantina mereka tetap bejalar, karena beberapa diantara mereka kan proses belajar mengejarnya tetap jalan, itu dilakukan secara online," pungkasnya.