Menu

Seolah-olah tak Nyadar Bikin Rakyat Bingung, Presiden PKS Sentil Jokowi Seperti ini

Siswandi 19 May 2020, 12:00
Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi.

RIAU24.COM -  Saat ini, ada beragam isu yang menjadi sorotan masyarakat Indonesia di dunia maya. Salah satunya adalah kian viralnya tagar #indonesiaterserah. Tagar ini dinilai sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah dalam penanganan pandemi Corona (Covid-19), yang dinilai masih serampangan. Akibatnya, masyarakat yang dibuat jadi kebingunan. 

Kemunculan tagar #indonesiaterserah ternyata jua mendapat respons khusus dari Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman. Lewat akun Twitternya, @msi_sohibuliman, ia menyoroti cuitan Presiden Jokowi terkait isu kebijakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

"Pak @jokowi dg twit bpk ini saya jd mengerti knp muncul tagar #indonesiaterserah n jd trending topic," cuitnya, seperti dikutip dari viva, Selasa, 19 Mei 2020.

Sohibul pun menulis sebuah pantun yang menyindir Jokowi karena membuat rakyat bingung. Di bagian akhir cuitan, ia mendoakan agar Jokowi juga tetap bisa fokus menjalankan ibadah Ramadhan.

"Satu pentas banyak atraksi. Bicara tdk jelas hobi klarifikasi. Buang sampah di Cikapundung. Gak merasa salah walau bikin rakyat bingung #TetapFokusIbadahRamadhan n senyum pak," tutur Sohibul.

Sebelumnya, Jokowi dalam cuitannya menekankan pemerintah belum mengeluarkan pelonggaran terhadap kebijakan PSBB di berbagai daerah.  "Hingga saat ini pemerintah tidak mengeluarkan kebijakan pelonggaran terhadap PSBB," tulis Jokowi di akun Twitter resminya, @jokowi

Saat ini, tambahnya, pemerintah saat ini sedang mengkaji skenario sejumlah tahap demi kebijakan terbaik untuk masyarakat. Kata dia, kebijakan tersebut yaitu agar masyarakat kembali produktif namun aman dari Corona.

Kembali dengan kian maraknya tagar #Indonesiaterserah, pemerintah sudah merespons. Viralnya tagar ini dimunculkan dengan video tenaga medis seperti dokter yang kecewa dalam kebijakan penanganan Corona.

Melalui Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, ia berharap kalangan tenaga medis tak kecewa dalam penanganan Corona. Doni pun membandingkan angka tenaga medis di Indonesia yang jumlahnya masih sedikit dibandingkan pasien. Kata dia, pemerintah berupaya membahas perlindungan para tenaga medis seperti perawat dan dokter dalam penanganan Corona.***