Hakim Agung AS Ginsburg Dirawat di Rumah Sakit Karena Infeksi

Rabu, 15 Juli 2020 | 10:01 WIB
Hakim Agung AS Ginsburg Dirawat di Rumah Sakit Karena Infeksi Hakim Agung AS Ginsburg Dirawat di Rumah Sakit Karena Infeksi

RIAU24.COM -  Hakim Agung Amerika Serikat Ruth Bader Ginsburg dirawat di rumah sakit pada Selasa pagi karena infeksi, kata juru bicara pengadilan. "Hakim sedang beristirahat dengan nyaman dan akan tinggal di rumah sakit selama beberapa hari untuk menerima perawatan antibiotik intravena," kata juru bicara Kathy Arberg dalam sebuah pernyataan.

Ginsburg, 87, awalnya terlihat di sebuah rumah sakit di Washington, DC, pada Senin malam setelah mengalami demam dan kedinginan. Dia menjalani prosedur di Rumah Sakit Johns Hopkins di Baltimore pada Selasa sore untuk membersihkan saluran empedu yang dipasang Agustus lalu.

Baca Juga: DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Istimewa Milad Inhil ke-55

Ginsburg, hakim tertua di pengadilan, telah mengalami serangkaian gangguan kesehatan dalam beberapa tahun terakhir. Mei lalu, ia menjalani perawatan nonsurgical untuk batu empedu yang telah menyebabkan infeksi. Pengadilan tinggi AS baru-baru ini berada di bawah seruan untuk meningkatkan transparansi mengenai kesehatan para hakim.

Pada bulan Juni, Ketua Mahkamah Agung John Roberts jatuh dan menabrak kepalanya saat berada di sebuah klub di Maryland, menyebabkan pendarahan yang sangat parah sehingga ia menghabiskan malam di rumah sakit. Berita itu datang bukan dari pengadilan, tetapi dari laporan Washington Post, yang kemudian dikonfirmasi. Juga dipublikasikan bahwa Roberts pulih.

Fix The Court (FTC), kelompok pengawas yang berbasis di New York yang mengadvokasi peningkatan transparansi, menyatakan kebahagiaan pada pemulihan Roberts, tetapi mengatakan kurangnya pengungkapan publik dapat membahayakan posisi pengadilan.

Baca Juga: Di Tengah Pandemi, Utang AS Menggunung, Nyaris Rp 800.000 Triliun

"Pengadilan semakin tertarik pada politik saat itu, sehingga apa pun yang dilakukannya, atau tidak dilakukan, dapat mengikis kepercayaan publik," kata direktur eksekutif FTC Gabe Roth dalam sebuah pernyataan pada awal Juli.

 

PenulisR24/dev



Loading...
Loading...