Menu

Ngeri, Sedang Gelar Pesta, Restoran Ini Tiba-tiba Roboh, Puluhan Tewas

Siswandi 30 Aug 2020, 21:53
Gedung restoran di China bagian utara, yang roboh seketika. Foto: int
Gedung restoran di China bagian utara, yang roboh seketika. Foto: int

RIAU24.COM -  Sebuah tragedi mengenaskan, menimpa sebuah bangunan restoran berlantai dua di daerah Xiangfen, Provinsi Shanzi, China bagian utara. Bangunan itu tiba-tiba roboh, Minggu 30 Agustus 2020 waktu setempat. Padahal ketika itu, di dalam restoran tengah digelar sebuah pesta. Akibatnya, sungguh mengenaskan. Sebanyak 29 orang tewas di tempat sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka. 

Terkait tragedi itu, Kementerian Manajemen Darurat China menyatakan, bangunan tersebut runtuh pada pukul 09.40 pagi waktu setempat. Dilansir rmol yang merangkum dari kantor berita resmi Xinhua, ketika insiden itu terjadi, di dalam restoran itu sedang digelar pesta dalam rangka merayakan ulang tahun ke-80 seorang warga. Sehingga ketika insiden itu terjadi, banyak orang yang berkumpul di dalam restoran. 

Sementara itu, afp mengutip, sebanyak 57 orang sudah dievakuasi dari puing-puing restoran bernama Juxian tersebut.  Selain dari 29 orang yang tewas, 21 lainnya mengalami luka-luka. 

Kabar terbaru menyebutkan, sejauh ini belum diketahui apa penyebab mengapa gedung restoran itu bisa roboh secara tiba-tiba. Namun pemerintah Provinsi Shanzi sudah membentuk tim tingkat tinggi untuk menyelidiki kejadian tersebut. 

Sementara itu, upaya penyelamatan mereka yang terperangkap dalam reruntuhan gedung restoran itu, sudah dihentikan pada Minggu pagi waktu setempa. Dari rekaman di situs CGTN, atap terlihat ambruk sementara peralatan penyelamat berusaha mengangkat puing-puing bangunan. Ada 700 orang yang terlibat dalam operasi penyelamatan yang sudah dihentikan sejak Minggu pagi. 

Di China, insiden seperti ini bukan hanya kali ini terjadi. Bahkan kejadian bangunan yang roboh, diketahui kerap terjadi. Hal itu disebabkan konstruksi bangunan seringkali melanggar keselamatan. Untuk diketahui, pada Maret, kejadian serupa juga menimpa sebuah hotel di kota Quanzhou. Ketika itu, sebanyak 29 orang tewas dan 42 lainnya mengalami luka-luka. ***