Menu

Terungkap, Jika Merapat Man City Segini Bayaran Fantasis Lionel Messi

Riko 31 Aug 2020, 11:36
Lionel Messi (net)
Lionel Messi (net)

RIAU24.COM -  Media Spanyol Sport melaporkan, Manchester City siap menggelontorkan dana hingga mencapai 450 juta poundsterling atau setara Rp8,7 triliun untuk bayaran Lionel Messi. Jumlah tersebut untuk mengikat La Pulga selama lima tahun di The Citizens.

Nilai kontrak itu disebut sama dengan bayarannya di Barcelona yaitu 100 juta euro per tahun. Namun, Messi diproyeksikan hanya akan bermain dalam tiga tahun pertama di Man City.

Selanjutnya dia diplot bermain membela klub Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat, New York City FC, dalam dua tahun terakhir kontraknya. Klub MLS itu dan Man City masih satu kepemilikan.

Messi pun disebut-sebut akan mengantongi bonus mencapai 226 juta poundsterling (Rp3,8 triliun) setelah dia menyelesaikan tahun ketiga di Man City. Tambahan dari bonus ini pula yang dipercaya menjadi iming-iming bagi Messi untuk memilih Man City.

Bintang asal Argentina itu sebelumnya sudah menyampaikan keinginannya untuk hengkang dari Barcelona melalui layanan surat Burofax yang dia kirimkan ke klub pada 20 Agustus.

Tanggal tersebut dipilih agar Messi bisa hengkang tanpa biaya transfer berdasarkan klausul kontrak. Dalam kontrak disebutkan bahwa Messi bisa meninggalkan Barcelona dengan status bebas transfer jika menyampaikan pemberitahuan ke klub pada akhir musim kompetisi di Eropa.

Sementara tanggal tersebut merupakan pengujung musim Liga Champions, kompetisi yang terakhir di Benua Biru. Surat itu terkirim tiga hari sebelum final Liga Champions antara Paris Saint Germain vs Bayern Munchen di Lisbon.

Meski demikian, surat pemberitahuan Messi itu memicu polemik. Pihak Barcelona menganggap syarat bebas transfer Messi sesuai klausul kontrak sudah tak berlaku.

Pasalnya, pihak klub berpegang pada kondisi normal bahwa akhir kompetisi pada Juni. Dengan demikian, klub yang menginginkannya harus membayar klausul pelepasan sebesar 700 juta euro (Rp12 triliun).

Berbeda dengan pihak Messi yang meyakini bahwa akhir musim jatuh pada Agustus karena kompetisi sempat vakum akibat pandemi virus corona (Covid-19).

 

Sumber: CNNIndonesia