Menu

Pakistan Kecam Aksi Pembakaran Al Quran di Swedia dan Norwegia

Riko 31 Aug 2020, 16:07
Foto (internet)
Foto (internet)

RIAU24.COM - Pakistan melemparan kecaman keras atas aksi pembakaran Al Quran yang terjadi di Swedia dan juga Norwegia. Islamabad menyambut pembakaran yang dilakuka oleh kelompok sayap kanan tersebut tidak sesuai dengan ajaran agama tersebut. 

"Pakistan mengutuk keras insiden penodaan Al Quran baru-baru ini di Malmo, Swedia dan Oslo, Norwegia. Munculnya peristiwa Islamofobia bertentangan dengan semangat agama apa pun. Kebebasan berbicara tidak bisa membenarkan kebencian agama," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Zahid Hafeez.

"Memastikan penghormatan terhadap keyakinan agama orang lain adalah tanggung jawab kolektif dan sangat penting untuk perdamaian dan kemakmuran global," sambungnya, seperti dilansir Sindonews mengutip dari DAWN pada Senin 31 Agustus 2020.

Sebelumnya, kecaman juga disampaikan oleh kepala Aliansi Peradaban PBB, Miguel Moratinos. Moratinos, menggambarkan insiden yang memicu kerusuhan di Malmo, sebagai perbuatan tercela dan sama sekali tidak dapat diterima, atau dapat dibenarkan.

"Moratinos mencatat bahwa tindakan menyedihkan yang dilakukan oleh pelaku kebencian, termasuk oleh ekstrimis sayap kanan dan kelompok radikal lainnya, memicu kekerasan dan menghancurkan struktur komunitas kita," ucap juru bicara Moratinos, Nihal Saad.

"Tindakan ini merupakan penghinaan terhadap tujuan dan nilai yang dianut oleh Aliansi Peradaban PBB yang bekerja pada promosi saling menghormati dan memahami serta memperkuat dialog antar budaya dan antaragama," sambungnya.

Halaman: 12Lihat Semua