Bom Perang Dunia II Inggris Meledak Di Bawah Air Saat Dijinakkan Di Polandia

Kamis, 15 Oktober 2020 | 09:40 WIB
Bom Perang Dunia II Inggris Meledak Di Bawah Air Saat Dijinakkan Di Polandia Bom Perang Dunia II Inggris Meledak Di Bawah Air Saat Dijinakkan Di Polandia

RIAU24.COM -  Sebuah bom Perang Dunia II Inggris meledak saat diamankan di bawah air oleh spesialis pembongkaran angkatan laut di Polandia barat laut pada hari Selasa. Tidak ada yang terluka.

Bom Tallboy seberat 4.898 kilogram ditemukan pada September 2019 di bawah saluran air yang menuju ke pelabuhan Szczecin selama pekerjaan untuk memperdalam bagian tersebut. Lebih dari 750 orang dievakuasi untuk operasi sappers karena terletak di tepi selatan resor Laut Baltik yang populer di Swinoujscie, yang seperti Szczecin adalah pelabuhan militer Nazi Jerman yang sibuk selama perang.

"Proses deflagrasi berubah menjadi ledakan. Benda itu bisa dianggap dinetralkan, tidak akan menimbulkan ancaman lagi," kata Letnan Dua Grzegorz Lewandowski, juru bicara Armada Pertahanan Pantai ke-8, seperti dikutip oleh kantor berita yang dikelola pemerintah, PAP.

Baca Juga: Pemilu AS 2020 : Ini 5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Saat Trump Nekat Mencalonkan Diri Untuk Kedua Kalinya

Juru bicara pencari ranjau, Grzegorz Lewandowski, mengatakan kepada The Associated Press bahwa tidak ada yang terluka karena semua pencari ranjau berada pada jarak aman dari ledakan, yang dirasakan oleh penduduk lokal di kota Swinoujscie.

“Operasi itu dilakukan dengan sempurna dan aman dan bomnya aman sekarang,” kata Lewandowski.

Dia mencatat itu adalah operasi terbesar yang pernah dilakukan oleh para sappers di Polandia, di mana bom, rudal, dan granat masa perang yang tidak meledak masih sering ditemukan.

Bom Tallboy dirancang oleh insinyur penerbangan Inggris Barnes Wallis dan digunakan oleh Royal Air Force untuk menghancurkan benda-benda besar yang dikendalikan Nazi melalui guncangan bawah tanah. Yang di Swinoujscie mungkin digunakan pada bulan April 1945 di kapal perang Nazi Jerman Luetzow. Para ahli tidak tahu mengapa gagal meledak pada saat itu.

PenulisR24/dev



Loading...
Loading...