Jelang Libur Panjang, Warga Pekanbaru Diminta Tak Berlibur ke Zona Merah

Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:03 WIB
Maskur Tarmizi Maskur Tarmizi

RIAU24.COM - PEKANBARU - Jelang libur panjang pada akhir bulan Oktober 2020 ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengimbau masyarakat menahan diri dan tak pergi keluar kota hanya sekedar berwisata di ke luar daerah yang merupakan zona merah penyebaran Covid-19.

Plt Asisten III Sekdako Pekanbaru Masykur Tarmizi mengatakan, hal ini  berkaca dari pengalaman sebelumnya, dimana kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru semakin melonjak sejak cuti panjang Idul Fitri pada akhir Juli 2020 lalu. Ia mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Baca Juga: Meski Tak Ada Razia, Pemko Pekanbaru Pastikan Pengawasan Prokes Terus Dilakukan

"Kita mengimbau masyarakat agar tidak keluar kota selama cuti panjang peringatan Maulid Nabi. Kita imbau agar masyarakat menjalani cuti yang aman, agar kita terhindar dari Covid-19," ujarnya, Kamis (22/10/2020).

Lebih lanjut, Tarmizi mengatakan bahwa Pemko Pekanbaru juga akan membuat surat edaran untuk melarang ASN tetap di Kota Pekanbaru selama cuti panjang tersebut. Tujuan dari larangan dan imbauan ini semata-mata agar seluruh masyarakat tetap aman dari Covid-19.

Baca Juga: Masih Pulihkan Ekonomi Akibat Corona, APBD 2021 Pemko Pekanbaru Diusulkan Rp2,597 Triliun

Sementara itu, untuk petunjuk teknis peringatan Maulid Nabi yang ditanggalkan pada 30 Oktober nanti, Pemko Pekanbaru masih menunggu surat edaran dari Kementrian Agama (Kemenag) RI. 

"Protokol kesehatan sudah kita galakkan sejak kemarin ya, melalui Perwako 130 tentang PHB. Teknis perayaan Maulid Nabi bagaimana, kita menunggu petunjuk teknis dari Kemenag RI," pungkasnya.

PenulisR24/put



Loading...
Loading...