Tak Sepakat Teori Kospirasi Elite Global, Tapi Soleh Solihun Minta Jerinx Dibebaskan Saja, Ini Alasannya

Rabu, 25 November 2020 | 20:08 WIB
Tak Sepakat Teori Kospirasi Elite Global, Tapi Soleh Solihun Minta Jerinx Dibebaskan Saja, Ini Alasannya (foto/int) Tak Sepakat Teori Kospirasi Elite Global, Tapi Soleh Solihun Minta Jerinx Dibebaskan Saja, Ini Alasannya (foto/int)

RIAU24.COM -  Jerinx telah divonis 1 tahun 2 bulan penjara oleh majelis hakim di PN Denpasar, Bali. Jerinx SID yang bernama asli I Gede Ari Astina tersandung kasus sebab ujarannya menyebut 'IDI kacung WHO'.

Komika Soleh Solihun berpendapat ada baiknya Jerinx dibebaskan saja. Walau Soleh Solihun ada yang tak sepaham dengan pendapat Jerinx tentang Covid-19 ini.

Baca Juga: Karena Hal ini, Polisi Berhentikan Kasus Raffi Ahmad Pesta Usai Divaksin



Harapannya itu disampaikan Soleh Solihun di akun instagram pribadinya. "Saya tak sepakat dengan keyakinan @jrxsid soal teori konspirasi elit global di balik pandemi ini. Saya tak sepakat dengan pendapat dia soal IDI. Saya juga tak suka dengan cara dia menyampaikan pendapatnya yang memakai kalimat kasar serta menyerang orang lain yang tak sependapat bahkan memaksakan orang untuk sepaham dengannya," sebut @solehsolihun beberapa waktu lalu.

"Pernyataan dia sering menyebalkan. Sering juga menggelikan. Tapi ya gak harus dimasukin ke penjara juga, sih. Nanti malah bikin dia makin merasa benar. Nanti pengikutnya jadi menganggap dia pahlawan. Padahal, kan dia sudah bilang di lagu bahwa dia bukan pahlawan. Hehehe. Bebaskan JRX," tutup @solehsolihun.

Baca Juga: Tidak Hanya Melamar, Vicky Prasetyo Siapkan Kejutan untuk Kalina Oktarani

Langsung saja netizen atau warganet berikan komentar. @dhydhypramudhya: "Freedom of Speech cuman jadi cerita usang jaman dulu disebuah Forum."

@pablo osvaldo68: "Membuktikan bahwa elit « global itu nyata."

@amdani.naibaho: "Ya namanya juga sahabat, walau berbeda pendapat bukan berarti harus musuhan bukan? Respect bang soleh.

@winjhakim: "Setuju. Tipikalnya orang kayak gitu bisa jadi jumawa, malah jadi arogan nantinya. Dengan menyeret dia ke hukum itu over (exagerate), ini korban UU baper (bukan ITE lagi)."

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...