Asteroid yang Lebih Besar Dari Gedung Tertinggi di Benua Eropa Meluncur Menuju Bumi

Selasa, 12 Januari 2021 | 11:54 WIB
Foto : Dailystar Foto : Dailystar

RIAU24.COM -  Sebuah asteroid yang diperkirakan lebih besar dari struktur tertinggi di Eropa, Menara Ostankino, akan bertabrakan dengan orbit Bumi akhir pekan ini. Pusat studi Objek Dekat Bumi NASA sedang melacak batu antariksa raksasa itu dalam daftar jarak dekat.

Ini digolongkan sebagai asteroid Aten, yang merupakan asteroid yang paling mungkin menghantam Bumi karena kecenderungannya untuk bertindak tidak menentu, klaim space.com. Asteroid tersebut, bernama 2015 NU13, akan terbang melewati planet ini pada pukul 09.16 Waktu Standar Timur, yaitu pukul 14.16 Waktu Greenwich pada 9 September. Asteroid NU13 diperkirakan akan melewati Bumi dengan kecepatan hingga 15,08 kilometer per detik - 33.732 mil per jam.

NASA memperkirakan batuan tersebut memiliki lebar antara 310m - 680m, lebih besar dari kebanyakan gedung pencakar langit di planet Bumi.

Baca Juga: Rekaman Mengejutkan Menunjukkan Pengemudi dan Penumpang Tesla Tidur Dengan Mobil Dengan Autopilot

Sebagai perbandingan, asteroid itu lebih besar dari Menara Ostankino di Moskow, Rusia. Menara Ostankino telah menjadi bangunan tertinggi di Eropa sejak pembangunannya pada tahun 1967 dan berdiri di puncak menara setinggi 540m.

Ini juga lebih besar dari Menara Eiffel di Prancis, sebuah struktur yang menjulang di atas Paris setinggi 324m ke ujungnya. Sayangnya bagi para pengamat bintang asteroid tidak akan terlihat dari Bumi karena meskipun digolongkan sebagai objek dekat Bumi, jaraknya jutaan mil.

Para astronom saat ini melacak hampir 2.000 asteroid, komet, dan objek lain yang mengancam planet kita, beberapa di antaranya jarang sebesar asteroid NU13.

Baca Juga: CEO Telegram: Peralihan Pengguna WhatsApp ke Telegram Adalah Migrasi Digital Terbesar Dalam Sejarah

Biasanya batuan luar angkasa tidak perlu dikhawatirkan tetapi para ilmuwan percaya akan ada asteroid yang perlu dideteksi Bumi suatu hari nanti.

Beberapa teori telah muncul tentang bagaimana melakukan ini, tetapi pada tahun 2021 NASA akan meluncurkan misi DART pertamanya, yang bertujuan untuk sedikit mengubah tata surya untuk mengalihkan asteroid atau komet berbahaya.

PenulisR24/dev



Loading...
Loading...