Menu

Pemkab Bengkalis Berkomitmen Bangun Dunia Pertanian Dengan Target Swasembada Beras

Dahari 30 Mar 2021, 16:55
Wabup Bengkalis saat panen buah semangka di Desa Pematang Duku, Bengkalis
Wabup Bengkalis saat panen buah semangka di Desa Pematang Duku, Bengkalis

RIAU24.COM -BENGKALIS - Pemerintah kabupaten Bengkalis akan terus mendorong para petani dan para pelaku usaha pertanian lainnya untuk konsisten bersama-sama membangun dunia pertanian.

Dorongan pemkab itu melalui stimulus maupun program pendampingan dan pembinaan oleh Perangkat Daerah terkait.

Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso menyampaikan itu, saat menghadiri dialog di kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Desa Pamatang Duku bersama PPL, pengurus KTNA Kecamatan Bengkalis, camat, para kepala desa, serta sejumlah kepala OPD.

Pulau Bengkalis ungkap wabup memiliki potensi pertanian yang luar biasa, segala macam tanaman pangan dan perkebunan bisa tumbuh subur di pulau Bengkalis ini

"Seperti tanaman Semangka yang kita panen hari ini, ada 3000 persil dan menjelang puasa nanti ada 5000  batang lagi, Semangka ini ditanam oleh kawan-kawan di BPP. Kendati masa tanam belum terukur, itu tidak ada persoalan dan terus berlanjut,”ungkap  Bagus Santoso, Senin 29 Maret 2021 petang kemarin.

Menurutnya, di masa pemerintahan Kasmarni-Bagus, dari tanaman pangan harus gas pol. Pertama bagaimana mengejar kembali target swasembada beras. Bagaimana menargetkan 10 ribu hektar atau minimal 7200 hektar.

“Di Kabupaten lain bahkan sudah menghasilkan tiga varitas padi, sepert Siak dan Pelalawan, kita malah satu varitas pun tak ada. Ini menjadi tantangan kita, untuk kembali berpacu minimal ada satu varitas yang dihasilkan dari Bengkalis,”ungkapnya.

Bagaimana mendorong agar petani tertarik gemar bercocok tanam padi dan tanaman pangan lainnya, Pemkab Bengkalis akan memberikan stimulus atau rangsangan, baik melalu cetak sawah, bantuan pupuk dan bibit juga bantuan lain yang berkaitan dengan usaha pertanian itu sendiri.

Dalam kesempatan tersebut, Bagus juga menyampaikan bahawa di pemerintahan Kasmarni-Bagus, pihaknya serius menangani persoalan asset, termasuk asset tanah milik Pemkab Bengkalis. Dari 300 persil asset milik Pemkab Bengkalis yang klier kata Bagus baru sekitar 10 persen.

"Kita akan garap lahan-lahan milik pemerintah yang terbiar, saya sekarang sedang menanam Talas Mexico di jalan Bantan, begitu juga di Desa Sungai Linau Kecamatan Siak Kecil. Bibit dan pupuknya saya usahakan sendiri tanpa APBD. Saya berharap kebun Talas ini kelak bisa jadi percontohan untuk kita kembangkan lebih besar lagi,”ujarnya.