Menu

5 Hal yang Dikorbankan Prince Philip Demi Nikahi Ratu Inggris

Rizka 13 Apr 2021, 20:44
google
google

Pertemuan pertama terjadi saat Philip berusia 13 tahun, sementara Lilibeth berusia 8 tahun. Namun cinta mereka bersemi 5 tahun kemudian. Setelah merelakan gelarnya, ia harus kehilangan benda berharga di keluarga terutama sang ibu. Philip memang berasal dari keluarga bangsawan, namun sang ayah hanyalah anggota militer berpangkat mayor. Dari segi ekonomi, ia berada jauh di bawah Queen Elizabeth II yang saat itu masih berstatus Putri Inggris.

3. Karier militer

Mereka akhirnya melaksanakan Royal Wedding di Westminster Abbey pada 20 November 1947 yang disiarkan BBC Radio. Raja menggelari Philip dengan Duke of Edinburgh, Earl of Merioneth, dan Baron Greenwich. Pengantin baru ini menempati Clarence House setelah menikah. Philip memiliki karier yang bagus di Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Pada tahun 1939, ia bahkan menjadi lulusan kadet terbaik di Royal Naval College, Dartmouth. Namun ia pensiun setelah 13 tahun mengabdi pada 1952.

4. Harus membungkuk pada istri sendiri

Saat pasangan Philip dan Elizabeth melakukan tur kerajaan ke negara persemakmuran, King George VI wafat pada 6 Februari 1952. Mereka yang sedang berada di Kenya langsung kembali ke Inggris dan Elizabeth pun naik tahta. Namun penobatannya sebagai Ratu Inggris baru dilaksanakan pada 2 Juni 1953 setelah nenek Elizabeth, Queen Mary wafat pada 24 Maret 1953. Philip yang berstatus pangeran karena pernikahan, otomatis harus membungkuk pada istrinya sendiri yang seorang ratu saat acara resmi.

5. Memperburuk kondisi psikis

Halaman: 123Lihat Semua