Ikut Merasakan Duka Cita Mendalam, Awak Kapal Selam Jerman Beri Penghormatan Kru Nanggala-402

Jumat, 30 April 2021 | 21:47 WIB
Google Google

RIAU24.COM -  Tenggelamnya KRI Nanggala 402 di perairan Bali pada Rabu (21/4), mengundang simpati dan duka mendalam masyarakat internasional, termasuk Jerman.  

Menteri Pertahanan Jerman, Annegret Kramp-Karrenbauer, seperti dikutip dari akun Twitter-nya @akk mengungkapkan rasa duka cita mendalam.

“Today, I feel with the families and friends of the 53 Indonesian sailors whose submarine #Nanggala402 sank. My heartfelt condolences to Defense Minister @Prabowo and the Indonesian Armed Forces,” tulis Annegret di akun Twitter pribadinya @akk dikutip dalam keterangan tertulis KBRI Jerman, Jumat, 30 April 2021.

Baca Juga: Kakak Beradik Ini Menemukan Tubuh Orang Asing di Dalam Peti Mati Ibu Mereka Karena Kekacauan Rumah Pemakaman

Tak hanya itu, Asosiasi Awak Kapal Selam Jerman atau Verband Deutscher Ubootfahrer (VDU) pada Kamis (29/4), menggelar upacara peletakan karangan bunga di Monumen Kapal Selam di kota Möltenort, Jerman. Penghormatan terakhir kepada kru KRI Nanggala dihadiri Dubes RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno.

“Kami sangat merasa kehilangan atas kepergian sahabat-sahabat kami. Sebagai sesama awak kapal selam, kami sadar tugas yang kami emban penuh dengan resiko dan bahaya. Segiat apapun kami berlatih, dan secanggih apa pun peralatan yang digunakan, namun kecelakaan adalah hal yang tidak bisa dihindari,” kata Presiden Asosiasi Awak Kapal Selam Jerman, Michael Setzer.

Menurut Setzer, anggota Asosiasi Awal Kapal Selam Jerman memiliki hubungan kolega yang dekat dengan kru Nanggala 402. Bahkan, di antara kru Nanggala 402 yang mengalami musibah naas tersebut, dua tahun lalu sempat mengikuti program pendidikan di Angkatan Laut Jerman. Perwira tersebut masih terus menjalin kontak erat. “Mereka layaknya Brothers in Arms bagi kami”.

Ungkapan duka itu seperti diamini oleh rintik hujan yang turun saat upacara berlangsung. Diselimuti suhu dingin 7 derajat Celcius, suasana duka terasa semakin syahdu dengan iringan terompet yang melantunkan lagu Ich hatte einen Kamerade (Saya memiliki seorang sahabat). Lagu ini biasa mengiringi prosesi penghormatan terakhir bagi tentara yang gugur dalam tugas.

Zxc2

Penghormatan terakhir kepada kru KRI Nanggala ini dihadiri oleh Dubes RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno, Konjen RI Frankfurt, Ardian Wicaksono, Atase Pertahanan RI Berlin Rio Hendrawan, tiga peserta Sesko dari Indonesia, serta Delegasi Task Force RI MCMV Lemwerder.

Selain itu, upacara juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Presiden dan Dewan Pengurus Asosiasi Awak Kapal Selam Jerman, Presiden Perkumpulan Angkatan Laut Jerman, Dewan Pengurus dan Anggota Korps Kapal Selam Kiel, Komandan Armada Misi, Komandan Skuadron Kapal Selam, dan CEO Perusahaan ThyssenKrupp Marine System. 

PenulisR24/riz


Loading...

Terpopuler

Loading...