Cara Daendels Dirikan Kolonial Moderen Hindia Belanda Setelah Ditinggalkan Bangkrut VOC

Minggu, 02 Mei 2021 | 10:11 WIB
Herman Willem Daendels. Foto: Internet Herman Willem Daendels. Foto: Internet

RIAU24.COM -  Herman Willem Daendels dikenal sebagai orang Belanda pertama yang menggagas kolonial moderen Hindia Belanda.

Kekuasaanya mutlak usai ditinggal para pejabat maskapai dagang VOC gulung tikar karena ulahnya sendiri dikutip dari tirto.id, Minggu, 2 Mei 2021.

Dalam menjalankan roda pemerintahaannya, Daendels dikenal melakukan reorganisasi di Jawa.

Baca Juga: Jadi Bintang Tamu, Baju Aldi Taher Dirobek Komika Rispo

Hal ini merupakan diluar kebiasaan yang dilakukan oleh para Gubernur Jenderal sebelumnya.

Daendels menekankan pentingnya sentralisasi kekuasaan di bawah wewenang pemerintah pusat.

Gubernur jenderal yang dibantu para pejabat di Batavia adalah pusat kekuasaan.

Baca Juga: Bayi Perempuan Disunat? Ternyata Efeknya Dapat Menurunkan Respon dan Kepuasan Seksual Saat Dewasa

Sementara wakil raja Belanda di tanah koloni merupakan penguasa tertinggi yang memiliki wewenang besar untuk mengatur birokrasi sampai level paling bawah.

Dengan kekuasaan seperti itu, dia bisa memecat siapa saja yang dianggap menyeleweng dan melakukan apa saja untuk membuat pemerintahan berjalan efektif.

Dia memanfaatkan kewenangannya untuk mencopot para pejabat korup dan memberantas berbagai penyelewengan yang dilakukan bekas pegawai VOC.

Salah satu pos korupsi terbesar sampai dengan Daendels berkuasa adalah Provinsi Pantai Timur Laut Jawa. Dengan pemerintahan terpecah menjadi beberapa prefektur, membuat sentralisasi kekuasaan berjalan efektif.

Alasannya karena pemerintah pusat makin mudah mengontrol daerah.

Ketika negara Hindia Belanda mulai mapan berdiri, keresidenan-keresidenan dan kabupaten-kabupaten yang dibentuk Daendels secara bergantian menjadi tulang punggung kekuasaan kolonial dalam mengeruk keuntungan dari tanah jajahannya.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...