Frustasi, Dokter di India Bunuh Diri Tangani Covid-19 yang Semakin Parah

Selasa, 04 Mei 2021 | 09:34 WIB
Ilustrasi/net Ilustrasi/net

RIAU24.COM - Seorang dokter di India bernama Vivek Rei itu ditemukan meninggal dunia. Di meninggal diduga karena frustasi tangani tsunami Covid-19 sehingga memutuskan bunuh diri.

Dilansir Detik.com dari India Today, salah satu rekan dr Rei yang tidak menyebutkan namanya mengatakan dia telah bertugas di unit Covid-19 selama satu bulan terakhir.

"Dia akan memberikan CPR kepada sekitar tujuh hingga delapan pasien setiap hari. Meskipun ada upaya yang dilakukan, tidak banyak yang bisa bertahan," katanya, seraya menambahkan jika dr Rai "frustasi" dengan kondisi pasien.

Baca Juga: Warisi Darah Pemberani Ayahnya, Putri Almarhum Jenderal Iran Ini Ajak Lakukan Aksi Intifadah Melawan Israel

Rekan dr Rai mengatakan jika sebagai pejuang Covid garis depan, dia telah menyelamatkan ratusan nyawa selama pandemi virus Corona. Dokter muda tersebut menikah pada November 2020 lalu dan meninggalkan seorang istri yang sedang hamil dua bulan.

Jenazah dr Rai kemudian dibawa ke AIIMS New Delhi untuk dilakukan postmortem. Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan dr Vivek Rai meninggal karena bunuh diri di kediamannya di Malviya Nagar.

"Ini sekali lagi membawa kita kepada hal emosional yang luar biasa yang dialami dokter dan petugas kesehatan saat menangani krisis COVID-19. Kematian seorang dokter muda ini tidak lain adalah pembunuhan oleh sistem yang telah menciptakan frustasi karena kekurangan fasilitas perawatan," kata Dr Ravi Wankhedkar, mantan presiden nasional Asosiasi Medis India.

Baca Juga: Asyik Video Call Dengan Suami, Wanita Ini Tewas Diterjang Rudal Israel

Rumah sakit, kamar mayat, dan krematorium di India saat ini kewalahan, setelah lebih dari 300.000 kasus baru setiap hari selama lebih dari 10 hari berturut-turut. Banyak keluarga yang harus berjuang sendiri untuk mendapatkan obat-obatan dan oksigen.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...