Pemerintah China Blak-Blakan Minta Warganya Tambah Anak, Ada Apa?

Senin, 17 Mei 2021 | 07:35 WIB
Ilustrasi. Foto: Internet Ilustrasi. Foto: Internet

RIAU24.COM -  Pemerintah China baru-baru ini meminta warganya untuk menggenjot upaya menambah anak.

Imbauan ini demi mengatasi masalah penurunan populasi dikutip dari bbc.com, Senin, 17 Mei 2021.

Pemerintah disana meminta hal ini lantaran populasi di China mengalami pertumbuhan paling rendah dalam beberapa dekade terakhir. Tingkat pertumbuhan per tahun rata-rata cuma 0,53 persen dalam 10 tahun terakhir.

Baca Juga: Survei Menunjukkan : 57 Persen Karyawan di Negara Ini Merasa Diperbudak Dengan Sistem Bekerja Dari Rumah

Ini lebih rendah dari periode 2000 hingga 2010 yang sebanyak 0,57 persen.

Total populasi di China kini 1,41 miliar jiwa.

Tak hanya itu, 12 juta bayi lahir tahun lalu mengalami penurunan signifikan ketimbang tahun 2016 yang sebanyak 18 juta bayi.

Kepala Badan Nasional Statistik Ning Jizhe membeberkan alasan kondisi ini. Menurutya, tingkat kesuburan yang lebih rendah merupakan dampak alamiah dari pembangunan sosial dan ekonomi di China.

Baca Juga: Mumbai Telah Mengalami Insiden 3 Bangunan Runtuh, Mengapa Kecelakaan Seperti Itu Menjadi Biasa?

Makin maju suatu negara, tingkat kelahirannya cenderung turun karena faktor pendidikan dan prioritas lain, seperti karier.

Seperti yang dialami oleh negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan.

Dua negara ini juga telah mencatat turunnya tingkat kelahiran hingga mencatat rekor baru dalam beberapa tahun terakhir walau masing-masing pemerintah sudah memberi insentif bagi suami-istri untuk menambah anak.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...