Memahami Silent Treatment

Jumat, 04 Juni 2021 | 21:57 WIB
google google

RIAU24.COM -  Pernahkah kamu mengambil waktu untuk terlepas dari seseorang beberapa lama, lalu menjadi canggung? atau memiliki suatu urusan yang belum selesai dengan seseorang, tetapi saling tidak berkomunikasi begitu saja?

Mungkin, kita sedang dalam kondisi Silent Treatment.

Seorang pengguna Twitter @xoxowantja yang merupakan penulis serta penggiat mental healt memberikan penjelasan serta cara memahami Silent Treatment.

Slient Treatmen bisa dibilang sebagai perilaku pasif agresif dalam hubungan, dengan cara mendiamkan, mengabaikan atau menyisihkan seseorang.

Baca Juga: Cara Membuat Tumis Kacang Panjang Bawang

Biasanya, ada suatu kejadian atau hal yang belum terkomunikasikan antara kedua belah pihak, tapi terputus baik oleh salah satu pihak atau keduanya.

Istilah ini biasanya sering digunakan dalam hubungan romansa, tapi bisa juga dalam geng atau kelompok pertemanan, kakak adik, anak dan orangtua, dan sebagainya.

Kenapa seseorang bisa melakukan hal itu?

Kadang, mungkin kita tidak sadar melakukannya atau bisa juga sadar. Bahkan bisa jadi karena :

1. Tidak enak untuk berbicara yang sebenarnya

2. Bingung bagaimana cara menyampaikannya dengan baik

3. Ingin menunggu 'respon' orang lain

4. Berharap ia yang peka atau berbicara duluan

Baca Juga: 5 Kota Besar di Dunia Yang Kosong Karena Ditinggalkan Penduduknya

Silent Treatment sebenarnya cenderung tidak menyelesaikan masalah, dan bisa jadi meledak suatu saat.

Mungkin kita berpikir tidak sebutuh itu untuk komunikasi lagi dengan orang tersebut. Tetapi, bisa saja suatu hari akan 'butuh' dengannya.

Menarik diri atau berdiam diri sesaat dari orang atau lingkuhan dibutuhkan, tetapi terkadang kita justru akan canggung dengan orang yang sebenarnya berharga untuk kita, atau kita sayang.

PenulisR24/riz


Loading...
Loading...