Pemerintah Kini Cermati Penanganan Kasus Antraks Jawa Timur

Senin, 07 Juni 2021 | 11:21 WIB
Foto : Tempo Foto : Tempo
<p>RIAU24.COM - Enam warga sebuah desa di Tulungagung, Jawa Timur, yang diduga terjangkit penyakit antraks telah dipulangkan dari rumah sakit setelah sembuh total dari infeksi bakteri tersebut. Sebelum ini, pihak berwenang percaya bahwa penduduk desa telah tertular dari ternak mereka setelah puluhan ternak ditemukan mati.

“Mereka tidak diisolasi, tetapi kami telah mendidik mereka untuk selalu menjaga kebersihan pribadi mereka,” kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka, pada 6 Juni.

Baca Juga: Belum Pantas Disebut Sebagai Imam Besar, Begini Kata Rizieq Shihab

Meski harus memitigasi penyakit bakteri yang sangat menular itu, Didik yakin penyakit itu bisa dikendalikan asalkan ternak rutin diberikan antibiotik minimal 20 hari sejak dugaan antraks menyebar di desanya. Warga juga di bawah pengawasan ketat dari otoritas kesehatan setempat dan pengobatan.

"Kami sudah menelusuri warga sejak hari pertama kasus pada Rabu (2 Juni) dan kami juga mengunjungi warga desa secara door to door," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Sejak kasus pertama dilaporkan pada hari Rabu, otoritas kesehatan belum menemukan kasus baru di Desa Sidomulyo di Jawa Timur.

Baca Juga: Cinta Laura dan Agnez Mo Bikin Aksi Kemanusiaan, Denny Siregar: Indonesia Akan Baik-baik Saja

Kasus antraks di sini juga menarik perhatian Dinas Peternakan Hava Timur dan Kementerian Pertanian. Tim khusus dari Balai Veteriner Wates Yogyakarta juga telah dikerahkan ke desa tersebut.

Berdasarkan sampel yang dikumpulkan oleh Balai Veteriner pada ternak dan warga desa dipastikan terdapat bakteri antraks pada ternak namun masih mempelajari sampel kulit dari warga. Tim mengharapkan laporan akan dihasilkan pada 10 Juni.

PenulisR24/saut


Loading...
Loading...