Orang yang Menampar Presiden Prancis Diduga Penggemar Hitler

Kamis, 10 Juni 2021 | 09:07 WIB
Presiden Emmanuel Macron Presiden Emmanuel Macron

RIAU24.COM - Penyelidik menemukan senjata dan salinan teks anti-Semit Hitler Mein Kampf di rumah satu dari dua tersangka yang menampar wajah Presiden Emmanuel Macron saat kunjungan resmi.

Senjata meliputi pedang, belati, dan senapan kolektor yang secara sah dimilikinya. Tidak jelas apakah senjata itu berfungsi dengan baik.
Baca Juga: Gawat! Salah Satu Gletser Terbesar di Antartika Bakal Runtuh, Dampaknya Apa Bagi Dunia?

 
Presiden Prancis ditampar saat menyapa kerumunan rakyat yang dibatasi oleh pagar besi.

Juru bicara Macron membantah laporan bahwa dia telah diperingatkan oleh petugas keamanannya untuk tidak mendekati mereka.

"Jelas presiden republik akan terus berhubungan langsung dengan rakyat Prancis, sama seperti pemerintah lainnya," kata Gabriel Attal.

Beberapa jam setelah insiden itu, Macron mengatakan itu adalah "peristiwa yang terisolasi" dan "orang-orang yang melakukan kekerasan" tidak boleh diizinkan untuk membajak debat publik.
Baca Juga: Ini Dia Kepala Negara Asing Pertama yang Ucapkan Selamat Setelah Ebrahim Raeisi Terpilih Sebagai Presiden Iran 
Dilansir dari BBC, tersangka pertama yang menampar presiden diyakini memiliki ketertarikan pada sejumlah tokoh sayap kanan dan monarki, serta sejarah Prancis abad pertengahan.

Tersangka juga terdengar berteriak "Montjoie et Saint-Denis! Hancurkan Makronisme". 

Tersangka kedua juga merupakan penggemar pertempuran abad pertengahan.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...