Pakai Rapat Adat, 6 Santriwati dari Suku Melayu Tua Belajar di Rumah Quran Milik UAS

Minggu, 13 Juni 2021 | 23:23 WIB
Pakai Rapat Adat, 6 Santriwati dari Suku Melayu Tua Belajar di Rumah Quran Milik UAS (foto/ist) Pakai Rapat Adat, 6 Santriwati dari Suku Melayu Tua Belajar di Rumah Quran Milik UAS (foto/ist)

RIAU24.COM - KAMPAR- Enam siswi dari suku Melayu Tua Dusun Nan Lima yang berada di daerah terpencil di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, mondok di Rumah Quran Hajjah Rohana, milik Ustadz Abdul Somad (UAS), di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kampar.

“Hari ini, Sabtu, 12 Juni, mereka sampai ke Rumah Quran Hajjah Rohana,” ujar Mahmud Arifien, aktifis yang tunak mengurus masyarakat di suku pedalaman Riau. 

Keenam santri itu dihantarkan langsung oleh tokoh masyarakat Rakit Kulim, Husaini, ke Pondok Rumah Quran Hajjah Rohana di Rimbo Panjang.

Baca Juga: Wakil Bupati Siak Hadiri Upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara di Kampar

Keberangkatan para santri calon penghapal quran ke rumah quran gratis milik UAS ini, jelas Mahmud, sudah melalui rapat adat di kampungnya. “Sebelum mereka diantar, warga di kampung itu melaksanakan rapat adat yang dihadiri oleh para tetua adat setempat, kemudian baru diputuskan untuk mengantarkan calon santri tersebut ke pondok,” jelasnya. 

Rumah Quran Hajjah Rohana berdiri dibawah Yayasan Pendidikan Hajjah Rohana  
dengan nomor akta  5020092614102528. Rekening Yayasan tercatat di Bank BNI Syariah dengan nomor rekening 7677777656 atas nama Yayasan Pendidikan Hajjah Rohana.

Baca Juga: Rumah Qur'an Hajjah Rohana: Focus Tahfiz Qur'an Tetap Belajar Pokok KeIslaman

“Belajar di rumah quran ini gratis, tidak dipungut biaya,” ujar ustadzah Netty Wardah, yang sehari-hari menemani para siswi penghapal quran ini. (Rilis) 

​​​​​

PenulisR24/riki


Loading...
Loading...