Menu

Ini 6 Fakta Tentang Cameron Herrin, Pria yang Dibela Warganet Setelah Tewaskan Ibu dan Anak

Rizka 8 Jul 2021, 09:33
google
google

RIAU24.COM Cameron Herrin, pebalap liar yang tewaskan ibu dan anak dalam kecelakaan dihukum 24 tahun. Namun banyak warganet yang malah membela, termasuk Indonesia.

Siapa sebenarnya Cameron Herrin dan mengapa ia mendapatkan dukungan yang cukup luas dari warganet? Berikut beberapa faktanya.

1. Bintang media sosial

Sebelum terlibat kasus kriminal, Cameron Herrin dikenal sebagai bintang media sosial yang memiliki pengikut cukup banyak. Namanya cukup populer di aplikasi TikTok Amerika Serikat. Wajahnya yang tampan membuatnya kerap menuai pujian dari warganet, khususnya kaum hawa.

2. Tewaskan ibu dan anak karena balapan liar

Pada 23 Mei tahun 2018 lalu, Cameron Herrin melakukan balap liar bersama teman-temannya di Tampa, Florida, Amerika Serikat. Nahas, saat Cameron Herrin melajukan mobil Ford Mustang GT dengan kecepatan tinggi, ia menabrak seorang ibu bernama Jessica Raubenolt dan putrinya, Lilia.

Jessica terlempar setidaknya 12 meter setelah tumbukan, sementara Lilia dan kereta dorongnya terlempar sekitar 10 meter lebih jauh.

Kedua korban itu meninggal dalam kondisi yang mengenaskan.

3. Sidang vonis Cameron Herrin sempat ditunda karena ia masih di bawah umur

Saat Cameron Herrin lakukan balapan liar hingga tewaskan seorang ibu dan anaknya, usianya masih di bawah umur. Akibatnya, pada sidang yang digelar hakim pun menunda vonis hukuman hingga tahun 2021, setelah Cameron Herrin berusia 21 tahun.

4. Adik dan teman ikut terlibat

Cameron Herrin tidak sendirian dalam balapan tersebut. Saudara laki-lakinya yang berusia 20 tahun, Tristan Herrin, berada satu mobil dengannya.

Polisi mengatakan, mereka sedang melakukan balapan dengan mobil Nissan Altima yang dikendarai oleh John Barrineau, teman sekelasnya yang berusia 17 tahun.

Dalam sekejap, trio dari keluarga kaya itu menjadi perbincangan di kawasan itu. Tak satu pun dari mereka memiliki catatan kriminal atau bahkan pelanggaran mengemudi sebelumnya.

5. Dijatuhi hukuman 24 tahun penjara

Persidangan Cameron Herrin pun akhirnya dilanjutkan pada April 2021 lalu. Pada persidangan tersebut, Cameron Herrin terbukti bersalah karena lalai mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi yang mengakibatkan dua orang meninggal.

Cameron Herrin dijatuhi hukuman penjara 24 tahun. Video persidangan Cameron Herrin pun viral di media sosial. Tidak sedikit warganet yang mendukung Cameron Herrin.

6. Pro kontra kasus Cameron Herrin

Kasus Cameron Herrin pun menuai beragam tanggapan dari warganet. Dalam hal ini, sebagian orang mendukung Cameron Herrin tetap dihukum setimpal dengan perbuatannya.

Namun, beberapa warganet justru mendukung Cameron Herrin dengan mengatakan apa yang dilakukan Cameron Herrin merupakan tindakan yang tidak disengaja. Dukungan begitu banyak mengalir kepada Cameron Herrin, khususnya dari para penggemarnya.