Warganya Tewas dalam Kecelakan Maut, China Desak Pakistan Hukum Pelaku

Rabu, 14 Juli 2021 | 21:31 WIB
google google
<p>RIAU24.COM - PAKISTAN - Sedikitnya 13 orang, termasuk sembilan warga negara China, tewas dalam kecelakaan bus yang dipicu oleh ledakan di Pakistan, Rabu (14/7).

Bus itu hendak membawa 30 penumpang ke lokasi pembangkit listrik tenaga air di wilayah terpencil Kohistan.
Baca Juga: “Aku ingin berikan dia satu pelukan terakhir karena aku tidak pernah mengucapkan selamat tinggal padanya,” Ayah Patah Hati setelah Anaknya Tewas dalam Kecelakaan Tragis


Proyek pembangkit listrik tenaga air Dasu itu adalah bagian dari Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC) yang mencakup jaringan jalan, kereta api, dan pipa antara dua negara.

Bus itu menjemput penumpangnya yang terdiri dari para pekerja beserta insinyur dari sebuah kamp di Barseen, dekat pabrik Dasu.

Baca Juga: Tewas di Acara Ulang Tahunnya, Kematian Remaja Ini Timbulkan Misteri

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, mendesak Pakistan untuk menghukum mereka yang bertanggung jawab atas nyawa warga negaranya.

"China telah meminta Pakistan untuk menyelidiki kebenaran secara menyeluruh sesegera mungkin, menangkap para pelaku, menghukum mereka dengan berat, dan secara efektif melindungi keselamatan personel, institusi, dan proyek China di Pakistan," katanya, dikutip dari BBC.

Bus itu diduga meledak karena dipicu oleh sebuah bom, namun belum jelas apakah bom itu dipasang di jalan atau bahkan di dalam bus itu sendiri.

"Sepertinya sabotase," kata pejabat tinggi kepolisian provinsi, Moazzam Jah Ansari, saat dia pergi dengan helikopter ke lokasi kecelakaan, menurut Reuters.

Proyek investasi besar China itu memang tidak mendapat restu segelintir orang di Pakistan, mereka mengaku tak melihat manfaatnya. 

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...