Mardani Oknum Satpol PP Minta Dukungan Setelah Pukul Pasangan Suami Istri, Netizen : Insya Allah Saya Sangat Mendukung Bapak untuk di Pecat

Jumat, 16 Juli 2021 | 14:48 WIB
Mardani Hamdan [Facebook/Mardani Hamdan] Mardani Hamdan [Facebook/Mardani Hamdan]

RIAU24.COM -  Viralnya video pemukulan oknum Satpol PP pada pasangan suami istri menggegerkan publik serta masyarakat di Gowa, Sulawesi Selatan.

Pasalnya, sang oknum Satpol PP diketahui bernama Maardani Hamdan atau Mardani M merupakan Sekretaris Satpol PP Gowa.

Dalam penelusuran di laman Facebook, Mardani terlihat diserang netizen.

Tak sedikit pula komentar-komentar bernada negatif muncul di laman Facebooknya, netizen langsung menghujaninya dengan hujatan dan caci maki.

Baca Juga: Kader Bela Istri AHY yang Viral Karena Ayat Al Quran, Dede Budhyarto: Kerjaan Sampingan

Merasa terindimidasi, Mardani lantas meminta dukungan pada unggahannya.

"Saya terus terintimidasi, dukung saya disini cika, karaengku semua," ungkap Mardani Hamdan, Jumat (16/7).

Bukannya mendapat dukungam, Mardani malah kembali mendapat hujatan dari netizen.

"Insya Allah saya sangat mendukung bpk untuk di pecat dari jabatan sekarang..... supaya kamu dan keluarga mu bisa merasakan apa arti dari masyarakat biasa," ujar Ika Sari

"saya dukung kawan2 yg masih di dalam LP yg nunggu Kau jadi bancakan mereka.. tunggu saja.. harus hancur harus remuk..," ujar Iwan Fadli

"Bagaimana bapak mau dapat dukungan, kalau bertindak seanarkis itu sama masyarakat, kalau bapak menegur dengan adab maka tidak akan seperti ini kejadiannya, belajarlah kawal emosi pak saat bertugas," ujar Eny Sahab

Hingga berita ini dibuat, unggahan permintaan dukungan Mardani mendapat komentar sebanyak 1,3 juta di laman Facebooknya.

Baca Juga: Ribuan Warga Indonesia Meninggal Saat Jalani Isolasi Mandiri, Budi Gunadi Sadikin : Covid-19 Bukan Sakit Aib

Kini, perbuatan anarkis Mardani telah dilaporkan ke Polres Gowa oleh Nur Halim, pemilik warung yang mendapat penganiayaan.

Bupati Gowa, Adnan Puchrita Ichsan juga menegaskan bahwa ia akan menindak tegas Satpol PP tersebut secara hukum.

"Saya tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan, apalagi itu dilakukan oleh perangkat pemerintahan. Sejak video ini beredar semalam, saya sudah instruksikan inspektorat untuk menindaklanjuti," ujar Adnan dalam keterangan melalui akun Instagram miliknya.

PenulisR24/riz


Loading...
Loading...