Menambahkan Pekerjaan Sebagai Sales Sinovac di Halaman Wikipedia Pada Profil Ahli Virologi Top Thailand, Pria Ini Diciduk Polisi

Senin, 19 Juli 2021 | 09:53 WIB
Foto : worldofbuzz Foto : worldofbuzz

RIAU24.COM - Seorang pria berusia 24 tahun di Thailand telah ditangkap karena pencemaran nama baik dan dugaan kejahatan dunia maya di bawah Undang-Undang Kejahatan Komputer Thailand, karena mengedit halaman wikipedia seorang ahli virologi top Thailand.

Seperti dilansir portal berita Thailand Thai PBS World, terdakwa didakwa dengan pencemaran nama baik setelah mengaku kepada polisi mengubah entri wikipedia Profesor Dr. Yong Poororawan, kepala Pusat Keunggulan Universitas Chulalongkorn dalam virologi Klinis dan penasihat pemerintah Thailand .

Baca Juga: Kelelahan Usai Melahirkan Sembilan Bayi, Wanita Ini Terpaksa Rawat Inap di Rumah Sakit Hingga Berbulan-Bulan



Pria itu, Soradit Eiamsittipol ditangkap di rumahnya di distrik Bang Khun Tien Bangkok Senin lalu (12 Juli 2021). Polisi Thailand juga menggeledah rumah Soradit dan menyita ponselnya selama penangkapan.

Soradit, seorang lulusan teknik diduga telah menambahkan "penjual Sinovac untuk Prayut Chan-o-cha" di halaman wikipedia Dr Yong.

Untuk informasi, Prayut Chan-o-cha adalah Perdana Menteri Thailand saat ini dan Dr Yong dikenal sangat membela penggunaan vaksin Sinovac Covid-19 yang berkelanjutan oleh Perdana Menteri di negara tersebut; bahkan beberapa ahli menemukan bahwa vaksin tidak efektif melawan varian Delta yang menular.

Baca Juga: Inilah Video Transformasi Paling Epik di TikTok, Seorang Nenek Berubah Menjadi Wanita Muda yang Cantik

Lebih lanjut, Dr Yong juga pada 13 Juli 2021 juga telah menyetujui pencampuran vaksin Covid-19 Sinovac dan AstraZeneca di negara tersebut. Seperti dilansir Reuters, pencampuran kedua vaksin masih belum teruji dan bisa menimbulkan potensi efek samping yang berbahaya.

Setelah mengedit di halaman Wikipedia-nya, Dr Yong mengirim seorang asisten untuk mengajukan laporan polisi atas pencemaran nama baik yang menyebabkan penangkapan Soradit.

Untuk pencemaran nama baik, Soradit bisa menghadapi hukuman penjara hingga 2 tahun dan denda hingga RM26.000 ( Rp 90 juta).

Jika dia didakwa atas kejahatan dunia maya, dia akan menghadapi hukuman penjara hingga 5 tahun.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...