Menu

Wabup: Jika Camat dan Lurah Tak Serius Tangani Covid-19, Bisa Dicopot Dari Jabatan

Replizar 29 Jul 2021, 11:05
Wabup: Jika Camat dan Lurah Tak Serius Tangani Covid-19, Bisa Dicopot Dari Jabatan (foto/zar)
Wabup: Jika Camat dan Lurah Tak Serius Tangani Covid-19, Bisa Dicopot Dari Jabatan (foto/zar)

RIAU24.COM - KUANSING- Saat ini Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, sedang diberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III Covid-19.

Oleh karena itu, Wakil Bupati Kuantan Singingi, Drs. H. Suhardiman Amby, AK. MM meminta kepada Camat, Lurah dan Kepala Desa, agar memiliki tanggungjawab penuh terhadap penyebaran Covid-19.

"Kepala Desa dan Lurah memiliki tanggungjawab penuh terhadap penyebaran Covid-19, jika terjadi pelanggaran Protokol Kesehatan jangan abai terhadap penanganan penyebaran Covid-19. Karena Camat, Lurah dan Kepala Desa bisa dicopot atau di non aktifkan," Ungkap Wabup Kuansing Drs. H. Suhardiman Amby, saat Sosialisasi Penanganan Covid-19 di Kecamatan Kuantan Hilir, Rabu (28/7/2021).

zxc1

Untuk itu, Katanya, Camat, Lurah dan Kepala Desa harus bersinergi dan serius dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. "Kalau tidak becus menangani Covid-19, akan diberikan teguran 1, 2 dan 3 dan jika tidak becus juga akan dicopot. Karena penanganan Covid-19 ini menyangkut nyawa masyarakat, menyangkut nyawa orang banyak. Untuk itu harus serius dan betul betul dalam penanganan Covid-19," Ujarnya.
 

Wabup juga minta aktifkan kembali fungsi Posko PPKM Skala Mikro, yang ada di masing-masing desa dan kelurahan. "Posko-posko yang ada di masing masing desa, harus diaktifkan kembali semaksimal mungkin, berikan pelayanan yang baik, cepat dan tepat sasaran, posko jangan hanya menjadi simbol saja tapi fungsikan sebagaimana seharusnya," Tegasnya.
zxc2

Sementara Camat Kuantan Hilir, Jhon Pitte Alsi, S. IP menyampaikan sejumlah kendala terkait sosialisasi, yang terjadi di tengah tengah masyarakat. "Masyarakat kita termakan issue issue dan informasi hoaks, yang dimunculkan oleh sosial media (Sosmed). Sehingga saat diberikan sosialisasi terkait pentingnya vaksin, petugas kewalahan," sebutnya.

Kendati demikian, dirinya bersama tim gugus tugas akan berupaya untuk memberikan edukasi dan sosialisasi terkait bahaya penyebaran Covid-19 tersebut. "Selaku koordinator, kita akan memonitor dan meneruskan arahan dari pimpinan tersebut, agar para Kepala Desa dan Lurah serius dalam penanganan Covid-19, di desa dan kelurahannya masing masing," tuturnya.