Polisi Sita Barang Muhammad Kece, Salah Satunya Kartu Anggota Gereja Bethel Indonesia

Kamis, 26 Agustus 2021 | 13:18 WIB
Muhammad Kece (tengah). Sumber: kumparan.com Muhammad Kece (tengah). Sumber: kumparan.com

RIAU24.COM Polisi secara resmi menangkap Muhammad Kece atas tuduhan penistaan agama.

Muhammad Kece ditangkap di Bali pada, Rabu, 25 Agustus 2021, kemudian diterbangkan ke Jakarta lalu dibawa ke Bareskrim Polri untuk diperiksa dikutip dari kumparan.com.

Dari sana, polisi mengaku menyita barang-barang seperti dua unit ponsel, tiga SIM card, dua modem WiFi.

Baca Juga: Pria Denmark yang Merusak Kuil di Bali Akan Dideportasi Setelah Menjalani Hukuman Penjara

Kemudian satu recorder, dan satu power bank. Tak hanya itu, penyidik juga menyita satu kartu keanggotaan Gereja Bethel Indonesia (GBI) atas nama Muhamad Kasman.

Kemudian KTP, kartu pers hukum kriminal news, kartu NPWP, tiga ATM, dan kartu elektronik Commuter Line.

Untuk diketahui, Muhammad Kece ditangkap atas Laporan Polisi LP/B/500/VIII/2021/SPKT Bareskrim.Polri tanggal 21 Agustus 2021. Selama kasusnya bergulir, dia dinilai polisi tak memiliki itikad baik.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono.

Baca Juga: Di Indonesia, Wayang Kulit LGBTQ Memiliki Pesan Toleransi

Alasannya karena bersembunyi di Bali sejak kasusnya mencuat.

"Setelah muncul di masyarakat tak ada upaya dari yang bersangkutan untuk mengklarifikasi masalah ini ke penyidik," ujarnya.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...