Baru Setahun Janda, Wanita Ini Kaget setelah Mengetahui Penyebab Benjolan di Punggung Bayi Perempuannya

Jumat, 10 September 2021 | 15:15 WIB
Brooke dan Peachy Brooke dan Peachy

RIAU24.COM - Hati seorang ibu asal Australia hancur setelah bayi perempuannya, yang didagnosis menderita kanker langka, tak bisa berjalan.

Brooke Bretherton baru saja kehilangan suaminya tahun lalu akibat kanker otak, kini dia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa gadis kecilnya tak bisa berjalan.
Baca Juga: Pasukan Prancis Membunuh Pemimpin ISIS di Sahara, Bertanggung Jawab Atas Pembunuhan Pekerja Bantuan Prancis


“Aku baru saja kehilangan teman hidupku, cinta sejatiku, aku masih berduka, dan kemudian ini terjadi.”

Mimpi buruk itu berawal saat Brooke melihat benjolan di punggung bayi perempuannya, Peachy. Brooke lantas membawanya ke rumah sakit. Serangkaian tes dilakukan untuk mengetahui penyebab benjolan itu.

Lalu hasil tes mengungkapkan bahwa Peachy menderita sarkoma Ewing, sejenis kanker yang ditemukan di tulang dan jaringan lunak di sekitar tulang, termasuk lutut, panggul, tulang rusuk, dan tulang belakang.

Baca Juga: Lewat Pesan di Facebook, Seorang Ibu Bersatu Kembali Dengan Putrinya yang Diculik 14 Tahun yang Lalu

Sarkoma Ewing dapat menyebabkan nyeri pada tulang, patah tulang dan kesulitan bergerak.

“24 jam yang lalu dia menari-nari, kini dia tak bisa berjalan,” kata Brooke yang terkejut sebab hanya beberapa jam setelah hasil tes keluar, Peachy tak lagi mampu berjalan.

Mulai minggu depan, Peachy akan menjalankan sembilan bulan kemoterapi untuk memperkecil tumornya.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...