Tuai Kecaman Dari Masyarakat, Susaningtyas Beri Klarifikasi, Begini Katanya

Sabtu, 11 September 2021 | 10:54 WIB
Pengamat Militer Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati Pengamat Militer Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

RIAU24.COM - Pasca pernyataannya menuai kecaman dari masyarakat, pengamat militer Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati melakukan mengklarifikasi maksud dari pernyataannya tersebut. 

Untuk diketahui, dia sempat menyebutkan jika salah satu ciri-ciri teroris adalah orang yang menggunakan bahasa arab. Hal itulah yang membuat masyarakat mengecamnya.

Dilansir dari Rmol.id, Sabtu, 11 September 2021, dia menyebutkan jika bahasa Arab merupakan salah satu bahasa yang dihormatinya. Terlebih Susan merupakan seorang muslim yang sejak kecil diajarkan mengaji dengan menggunakan bahasa Arab.

Baca Juga: Ngakak, Minta Pel Lantai Harga 5 Juta Sama Suami, Istri Ernest Ngambek

"Terkait dengan bahasa Arab. Tentu saya sangat respect dengan Bahasa tersebut. Ada perbedaan konteks bahasa Arab sebagai alat komunikasi resmi di PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) dengan penggunaannya sebagai bahasa sehari-hari dalam pergaulan suatu bangsa yang sudah memiliki bahasa nasional, seperti halnya bahasa kita bahasa Indonesia," katanya, Jumat, 10 September 2021.

"Dalam hal ini mohon maaf bila ada yang tidak sependapat dengan saya,” kata dia lagi.

Dia mengaku khawatir mengenai munculnya bibit terorisme di Indonesia seiring kembali berkuasanya Taliban di Afghanistan.

Baca Juga: Berani Sindir Pemerintah Pakai Voice Actor Game Mobile Lagnend, Netizen : Om Bansos Om

Atas dasar tersebut, pihaknya menyampaikan beberapa ciri-ciri terorisme yang muncul di Indonesia sebagai bentuk mendorong kewaspadaan masyarakat.

"Sebagai catatan memang saya pun sangat mengkhawatirkan terjadi glorifikasi menangnya Taliban di Afghanistan oleh sel-sel tidur terorisme di sini. Terkait hal ini tentu juga sudah sering dibahas oleh para ahli terorisme yang kita miliki, jadi bukan hanya saya saja," tutupnya.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...