Wanita Ini Maafkan Remaja Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja yang Membunuh Semua Putranya, Tuhan Mengajarkan Kami Mengasihi Orang yang Jahat
Foto : Evan dan Nathan Hudojo, korban serangan bunuh diri 2018 di Surabaya, Indonesia - Asia One
Orang tua yang radikal cenderung mempersiapkan anak-anak mereka untuk mengikuti jalan mereka, percaya bahwa keluarga itu akan “dipersatukan kembali di surga” ketika mereka meninggal sebagai martir, kata Huda.
Baca juga: Dari Ambisi 3 Periode sampai Dinasti Politik, Eks Penasihat Spiritual Jokowi Bicara Blak-blakan
“Ini adalah pandangan dunia yang aneh dan apokaliptik. Ini seperti kultus,” katanya.
Huda mengatakan tidak menutup kemungkinan cara ini akan kembali dilakukan oleh teroris.