Wanita Ini Maafkan Remaja Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja yang Membunuh Semua Putranya, Tuhan Mengajarkan Kami Mengasihi Orang yang Jahat
Foto : Evan dan Nathan Hudojo, korban serangan bunuh diri 2018 di Surabaya, Indonesia - Asia One
“Melibatkan anggota keluarga dalam misi bunuh diri dapat menurunkan risiko penemuan karena mereka saling melindungi dari kebocoran informasi,” kata Banlaoi. “Anggota keluarga juga memfasilitasi perekrutan, pelatihan, dan operasi aktual. Anggota keluarga juga mendapat manfaat dari pendanaan terorisme.”
Baca juga: Makin Memanas, Dolar AS Tembus Rp 17.400!
Banlaoi mengatakan terorisme bunuh diri keluarga merupakan ancaman serius di Filipina. Dia juga memperingatkan ancaman yang muncul dari "terorisme bunuh diri remaja tunggal".
Baca juga: Dari Ambisi 3 Periode sampai Dinasti Politik, Eks Penasihat Spiritual Jokowi Bicara Blak-blakan
Rizka Nurul, dari Institute for International Peace Building di Indonesia, mengatakan orang tua yang teradikalisasi lebih suka membawa keluarga mereka ke alam baka karena mereka tidak ingin mengambil risiko anak-anak mereka dibawa menjauh dari keyakinan mereka oleh “pihak yang salah”.