Ini Penyebab Naiknya Harga Sawit di Riau Periode 15-21 September 2021

Selasa, 14 September 2021 | 11:31 WIB
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, Defris Hatmaja Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, Defris Hatmaja

RIAU24.COM - Dinas Perkebunan (Disbun) Riau mencatat jika harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau periode 15 - 21 September 2021 kembali terjadi penurunan harga untuk sepekan mendatang.

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau Defris Hatmaja mengatakan ada beberapa fakfor yang menyebabkan harga sawit di Riau naik, yakni faktor internal dan eksternal.

Baca Juga: Gubri Lakukan Pemancangan Tiang Pertama Proyek SPAM, Ini Harapannya

"Dari faktor internal, naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data," kata dia, Selasa, 14 September 2021.

Dirincikannya, untuk harga jual CPO, PT. PTPN V mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 80,90/Kg, PT. Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 271,00/Kg, PT. Astra Agro Lestari mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 67,00/Kg, PT. Asian Agri mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 83,13/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 31,00/Kg dari harga minggu lalu.

Sedangkan untuk harga jual Kernel, PT. Astra Agro Lestari mengalami penurunan harga sebesar Rp. 100,00/Kg, PT. Asian Agri Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp. 34,00/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami penurunan harga sebesar Rp. 13,72/Kg dari harga minggu lalu.

Baca Juga: Tingkatkan Disiplin Prokes Dan Tertib Berlalu Lintas, Polda Riau Gelar Ops Patuh Lancang Kuning 2021

Sementara dari faktor eksternal, lanjut Defris, setelah menjalani tren koreksi, akhirnya harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) bangkit pada perdagangan jelang siang hari ini Ke depan.

"Meski demikian, kenaikan ini belum bisa membalik tren negatif yang dialami harga CPO. Dalam sepekan terakhir, harga masih terkoreksi 0,32% secara piunt-to-point. Namun sepertinya harga CPO sudah mulai stabil," tandasnya.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...