Viral, Seorang Pendeta Bongkar Kuburan Istrinya : Istriku Tidak Terkena Covid, Namun Ia Dikubur Seperti Binatang

Minggu, 19 September 2021 | 00:55 WIB
Foto : istimewa Foto : istimewa

RIAU24.COM -  Rekaman video pembongkaran kuburan jenazah diduga meninggal karena Covid-19 viral di media sosial.

Diduga peristiwa itu terjadi di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.

Dilansir dari akun TikTok @bangbuyung007, memperlihatkan beberapa orang yang sedang menggali makam dan terdengar suara tangisan serta teriakan kekecewaan.

Baca Juga: Lagi Nunggu Disuntik Mati, Kasus Scott Peterson, Bunuh Istri demi Selingkuhan Tukang Pijat



Dalam video yang beredar, Pendeta bernama Hipner Handiko menjelaskan saat sampai di ladang pekuburan Kelurahan Pinokalan Kecamatan Ranowulu Kota Bitung, Jumat 17 September 2021, dia melihat jenasah istrinya yang bernama Tan Mei Fang sudah dikuburkan.

"Mereka kubur secara diam-diam,
saya langsung cari dimana lokasi istri saya dan menggalinya," ujar pendeta.

Sambil menunjuk kepada Polisi dia mempertanyakan pengamanan yang dilakukan oleh para aparat tersebut.

"Lihat ini pak polisi kalau anda merasa benar, dengan tugasmu kau nanti anda lihat. Saya juga sudah bermohon dengan kasih disana, bapak menyaksikan," ujar Gembala GPdI Anugerah Bitung tersebut.

Dia pun menerangkan bahwa sebelumnya dia pernah mendoakan jenazah yang dikubur covid di ladang pekuburan dan mereka mengizinkan keluarga hadir.

"Tidak jalurnya itu Covid-19 yang kemarin hebatnya itu level 4, saya diizinkan untuk mendoakan di depan Covid (Jenazah). Tapi ini tidak, Covid dari Malalayang (Rumah Sakit) kenapa langsung dibuang seperti binatang begini. Kemarin level 4, saya berdoa di depan mayat ya, siapa bertanggung jawab ini," kata pendeta tersebut.

Baca Juga: Perbedaan Agama dan Budaya, Benarkah Menjadi Alasan Adnan Syed Bunuh Pacar Korea nya Hae Min Lee?


Dia juga mengungkapkan kekecewaan karena tidak bisa bertemu dengan istrinya untuk terakhir kali. Sebab jenazah sudah langsung dimakamkan tanpa diperlihatkan terlebih dahulu kepada keluarga.

Menurutnya, istrinya meninggal akibat terjatuh. Dia dirawat dan dirujuk dari Rumah Sakit Budi Mulia Bitung, sudah rapid antigen hasilnya negatif, sampai di IGD tidak dilakukan rapid antigen.

Di sana dia masih bisa peluk-pelukkan dengan istrinya dan tidak dinyatakan Covid-19.
Namun malang, ketika sang istri sudah meninggal barulah tiba-tiba dinyatakan positif Covid-19.

Dalam video juga terlihat, jemaat menggali kembali kubur ibu pendeta sambil meneriakan biadab pada petugas covid.

"Makanya seperti ini kelihatan (peti mati) makanya kami bongkar lagi. Tolong kalau ada dari pihak LBH, tolong kami mau cari keadilan di hukum Indonesia ini, haleluyah. Istri saya tidak Covid, karena sejak dia meninggal baru dilaporkan kepada saya Covid, haleluyah," ucapnya.

Secara kemanusian, secara hukumnya, sebagai suami harus ada di lokasi pemakaman. Tapi ternyata hanya dilempar begitu saja, sudah dikuburkan.

"Tolong, siapa yang bisa membantu saya Pendeta. siapa pengacara yang bisa menolong saya, meminta keadilan karena istri saya dikubur dengan tidak sepengetahuan saya. Saya masih dalam perjalanan lalu mereka kuburkan tidak ada saya di tempat. Saya pernah menguburkan pasien Covid, saya di depan mayat, keluarga masih ada di situ, tapi bisa diizinkan. Tapi kali ini saya tidak diizinkan untuk melihat dan mereka membawa atas perintah polisi, Kapolres, Polsek. Satgas di sini memerintahkan langsung dibawa, dikubur seperti binatang istri saya, saya tidak keberatan, tetapi hadirkan saya di lokasi ini sebenarnya," ucapnya

Hingga saat ini, unggahan tersebut sudah mendapat ribuan komentar dan ribuan kali dibagikan warganet.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...