Baru Saja Sambut Kehadiran Bayinya, Ibu Ini Shock Mendengar Dokter Bilang Sisa Hidupnya hanya 3 Minggu

Selasa, 21 September 2021 | 13:40 WIB
Karyn menunjuk saudari perempuannya sebagai wali Billi Ra Karyn menunjuk saudari perempuannya sebagai wali Billi Ra

RIAU24.COM - Kelahiran Billi Ra pada Mei lalu harusnya menjadi awal dari kehidupan baru Karyn sebagai seorang ibu. Namun, hanya berselang empat jam setelah melahirkan putrinya itu, Karyn dihampiri oleh enam dokter.

Karyn melahirkan putrinya dengan proses caesar. Saat enam dokter mendatanginya, ia sedang terbaring di ruang ICU
Baca Juga: Tragis, Anak Mirip Tikus Asal Pakistan Ini Dipaksa Mengemis di Jalanan


Keenam dokter datang dengan wajah amat serius, lalu salah satu dari mereka duduk dan menggenggam tangan Karyn. Dokter itu kemudian memberitahu Karyn bahwa ibu berusia 38 tahun itu sekarat.

Selain informasi mengejutkan itu, dokter juga meminta Karyn memilih wali untuk putrinya yang baru lahir. Mereka juga menekankan agar Karyn menikmati sisa waktunya dengan Billi Ra yang kemungkinan tak akan berlangsung lama.

“Saya dalam kondisi shock. Saya tidak percaya. Saya ingat tersenyum pada mereka sampai saya mendengar hal itu,” kata Karyn.

Baca Juga: 43 Negara Serang China atas Tuduhan Kebiri, Penyiksaan dan Kekerasan Seksual terhadap Muslim Uyghur, Ini Balasan Beijing

“Saya hanya berbaring di sana mati rasa secara fisik dari epidural dan emosional. Saya tidak tahu bagaimana memproses apa yang baru saja diberitahukan kepada saya. Saya telah memberikan kehidupan dan kemudian diberitahu bahwa pada hari yang sama saya menderita kanker yang menyebar ke seluruh tubuh saya,” tambahnya.

Billi Ra lahir dengan berat hanya 1,2 kg dan Karyn hanya bisa melihatnya sekilas sebelum malaikat kecil itu diboyong ke NICU.

Karyn dipindahkan ke perawatan intensif dan serangkaian CT scan dilakukan padanya.

Dokter menemukan bahwa Karyn menderita kanker stadium empat yang berawal dari payudaranya. Karena hormon kehamilannya, nyeri akibat kanker yang dirasakan Karyn menyerang tulang, hati, dan bagian belakang matanya.

“Mereka (dokter) bilang harapan hidup saya tak lebih dari tiga minggu,” katanya sambil menangis.

“Dokter mengatakan kepada saya untuk menjalani perawatan paliatif dan menikmati sisa hari saya dengan bayi saya.” 

 

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...