Gara-Gara Hiu, Jaringan Internet di Seluruh Kalimantan Hingga Papua Alami Gangguan, Netizen : Ikannya Kelaparan, Kabel Telkom Dikira Sosis...

Selasa, 21 September 2021 | 14:35 WIB
Foto : Internet Foto : Internet

RIAU24.COM - Apa penyebab jaringan Telkom Indihome dan Telkomsel Gangguan sejak Minggu 19 September 2021?

Beredar foto yang memperlihatkan ikan hiu memakan kabel diduga kabel Telkom Indonesia di bawah laut. Foto ini kemudian menyebar luas di media sosial dan disebut-sebut netizen sebagai penyebab gangguan Telkom.

“Oala ikan hiu kelaparan kabel Telkom dikira sosis,” demikian narasi yang beredar di media sosial facebook, salah satunya diunggah oleh Miera Zulianti Ma'ruf Isma'il.

Baca Juga: Indonesia Bisa Lebih Kaya Dari Brunei Serta Tidak Ada Lagi Pengemis Berkeliaran Jika PT Terbesar Ini Dimiliki Sepenuhnya Oleh Rakyat Indonesia

“Dan ini penyebab jaringan jelek masal,” tambah pengguna facebook tersebut sembari menambahkan emoji ketawa.

Pihak Telkom menjelaskan gangguan yang ditimbulkan diakibatkan oleh sistem komunikasi kabel laut di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan (Jasuka) ruas Batam – Pontianak alami masalah.

Masalah terjadi mulai pukul 17.33 WIB, sehingga berdampak pada penurunan kualitas layanan Telkom Group seperti fixed maupun mobile broadband di beberapa wilayah Indonesia. “Saat ini kami sudah langsung melakukan rerouting trafik sebagai alternatif jalur komunikasi menuju Batam,” ujar SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom.

Dari Seluruh Kalimantan, Seluruh pulau Sulawesi hingga Papua Jawa dan Bali ikut mengalami gangguan.

Baca Juga: Di Indonesia Masih Tuai Pro dan Kontra, Turki Malah Sebut RI Sudah Sepakat Beri Nama Jalan Ataturk di Jakarta

Gangguan sejak Minggu 19 September 2021 sore hingga dini hari 20 September 2021.

Sementara itu pada Senin siang, pihak Telkom menyebut jaringannya sudah berangsur pulih. 

Sejak terjadi gangguan, Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono menyebut pihaknya melakukan rerouting trafik. Ini dilakukan sebagai alternatif jaur komunikasi menuju Batam.

Selain itu juga dilakukan penambahan kapasitas beberapa link di wilayah Indonesia seperti Papua, Kalimantan dan Jawa, serta mengoptimalkan gerbang internasional di Manado.

"Fokus kami hanya satu, agar layanan segera kembali normal dan digunakan pelanggan seperti sediakala," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Gangguan ditemukan pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa (Jawa, Sumatera dan Kalimantan) ruas Batam-Pontianak. Ini terjadi pada pukul 17.33 WIB hari Minggu dan berasal dari titik 1,5 km lepas pantai Batam pada kedalaman 20 meter bawah permukaan laut.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...