Tak Banyak yang Tahu, Ini Penyebab SBY Tak Pernah Jadi Kasad

Selasa, 12 Oktober 2021 | 06:25 WIB
SBY dan keluarga. Sumber: Internet SBY dan keluarga. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Jalan menuju bintang empat terbuka lebar ketika Panglima ABRI Jenderal TNI Wiranto mengusulkan kepada Presiden Abdurrahman Wahid agar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dapat segera menjadi Kepala Staf Angkatan Darat alias KSAD.

Kala itu SBY telah mencapai pangkat bintang tiga alias Letnan Jenderal (Letjen). Namun jabatan yang telah dinanti-nanti SBY itu tak pernah diberikan presiden.

Baca Juga: Momen Mengharukan Ketika Seekor Gajah Mengenali Dokter yang Dulu Pernah Merawatnya

Padahal, Wiranto tahu betul SBY memiliki kemampuan untuk menduduki jabatan tersebut. Baik dihitung dari sisi kematangan, pengalaman jabatan, maupun lamanya pangkat Letjen yang disandang.

Hal ini tertulis dalam buku yang berjudul Bersaksi di Tengah Badai dikutip dari sindonews.com.

"Saya tidak tahu mengapa saat itu Presiden menolak mentah-mentah saran saya dengan alasan bahwa Letjen Susilo Bambang Yudhoyono terlalu kental dengan urusan-urusan politik," kata Wiranto.

Upayanya untuk meyakinkan Gus Dur bahkan sudah dilakukan selama tiga hari. Namun lagi-lagi mental. Karena sudah buntu, presiden malah memberikan solusi lain.

Wiranto lantas teringat posisi menteri dengan mengusulkan kepada Gus Dur jika orang terbaik tidak bisa menjadi KSAD, sebaiknya diberikan jabatan menteri.
 

Baca Juga: Inilah 5 Proses Menakutkan Ketika Ingin Digigit Oleh Seekor Hiu

Gus Dur setuju dengan usulan tersebut dimana SBY disodorkan menjadi Menteri Pertambangan dan Energi.

Sementara SBY sendirir mengaku sedih dan kekecewaan karena tak terpilih sebagai KSAD pada 1999 itu meski telah diusulkan langsung oleh Panglima ABRI.

Pernyataan itu disampaikannya dalam buku yang berjudul SBY Selalu Ada Pilihan. Setelah menerima tawaran sebagai Menteri Pertambangan dan Energi, SBY mundur dari militer.

PenulisR24/azhar


Loading...

Terpopuler

Loading...