Menu

Festival Warna Lestari, Menambah Keragaman Batik dan Tenun Siak dengan Ciri Khas Budaya Melayu Siak

Lina 12 Oct 2021, 20:01
Bupati Alfedri dalam arahannya
Bupati Alfedri dalam arahannya

RIAU24.COM - Sempena memperingati Hari Ulang Tahun Ke - 22 Kabupaten Siak, serta mempertahankan juga menambahkan keragaman batik dan tenun siak, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Siak menggelar Festival Warna Lestari yang dipusatkan di Tangsi Belanda Mempura.

Kegiatan Festival Warna Lestari ini di dukung oleh Pemerintah Kabupaten Siak, BOB, PT. BSP, PT. Pertamina Hulu, RAPP dan PT. Bank Riau Kepri. Festival ini merupakan festival kedua, setelah festival pertama yang dilaksanakan pada tahun 2019 lalu. 

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Siak Ananda Laila Putri mengatakan, batik Siak awalnya di kembangkan oleh Dekranasda Kabupaten Siak kemudian diikuti oleh pengrajin batik lainnya. Motif dan corak batik siak diambil dari khazanah kebudayaan melayu, yang dimiliki oleh Kabupaten Siak sebagai ciri khasnya.

"Seiring dan sejalan dengan perkembangan tenun siak dan batik siak juga berkembang dengan motif dan warna yang lebih kreatif, namun tetap mempertahankan ciri khas budaya melayu siak" ucapnya.

Tujuan kegiatan ini, lanjutnya, adalah untuk mempertahankan serta menambah keragaman batik dan tenun siak dengan ciri khas budaya melayu siak. Memacu kreatifitas generasi muda dalam berkarya, dan ikut membudayakan serta melestarikan batik dan tenun siak.

"Rangkaian kegiatan festival warna lestari adalah festival desain fashion dan fashion show, kategori kombinasi tenun siak kreasi dan kombinasi batik siak kreasi. festival desain motif batik siak kategori flora dan fauna khas siak, dan keanekaragaman budaya melayu siak serta festival desain kemasan kategori ramah lingkungan" terangnya.

Halaman: 12Lihat Semua