Viral, Seorang Oknum Polisi ‘Smackdown’ Salah Satu Demonstran, Netizen: MMA Dengan Kearifan Lokal

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:27 WIB
Wallpaper Flare Wallpaper Flare

RIAU24.COM -  Sosial media sekarang merupakan hal yang penting di dalam kehidupan masyarakat. Karena dapat memudahkan aktivitas manusia, baik dalam pekerjaan, sekolah, dan bisa di gunakan untuk hal lain yang berguna

Sosial media saat ini juga telah banyak tersaji yang bisa di akses, dan sosial media juga bisa di jadikan wadah untuk bisa menyalurkan inspirasi dalam membuat sebuah karya dalam bentuk digital. Dalam menggunakan sosmed harus benar benar pandai.

Dalam menggunakan sosial media kitab bisa dikenal banyak orang, baik itu dari hal yang positif maupun hal negative yang dilakukan baik sengaja ataupun tidak. Banyak ragam sosial media untuk kita berkreasi sepetii Instagram, Tiktok, Twitter, Facebook dan masih banyak lagi

Baca Juga: Mencari Sin Nio, Pahlawan Indonesia Berdarah Tionghoa yang Terlupakan

Di sosial media juga bisa berbagi kisah dari yang mengharukan, mengenaskan, sebuah tragedi. Sosial media juga wadah juga tempat segala informasi terbaru atau terupdate.

Seperti yang beredar di sosial media Instagram dimana ada sebuah video anarkis yang terjadi saat unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa. Serta terjadi sebuah kejadian dimana salah seorang oknum Polisi membanting mahasiswa dengan sengaja

Puluhan Mahasiswa Tangerang dari berbagai kelompok menggelar aksi unjuk rasa di Depan Kantor Bupati Tangerang, Rabu (13/10). (CNN Indonesia/Eko). Jakarta, CNN Indonesia -- Aksi unjuk rasa mahasiswa dari berbagai kelompok di depan Kantor Bupati Tangerang, Banten, Rabu (13/10), dibubarkan polisi. Mengutip dari postingan akun sosial Instagram milim @link_berita

Puluhan mahasiswa mendemo Bupati Tangerang bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Kabupaten Tangerang ke-389. Sejumlah Mahasiswa turut diamankan polisi dalam aksi tersebut.

Mahasiswa sempat menyampaikan aspirasi dan tuntutan atas persoalan yang ada di Kabupaten Tangerang. Mereka pun secara lantang meminta Pemkab Tangerang segera menyelesaikan persoalannya yang ada di tuntutan massa aksi salah satunya persoalan Peraturan Bupati nomor 47 tahun 2018 tentang pembatasan jam operasional angkutan tambang.

Sambil menyampaikan aspirasi, massa berusaha maju untuk terus-menerus mendekati Kantor Bupati Tangerang. Namun, mereka terhalang oleh Puluhan aparat keamanan untuk memasuki gedung orang nomor satu di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Inilah Sosok Artis Dengan Bayaran Tertinggi yang Dahulunya Merupakan Seorang Narapidana Pecandu Narkoba

Alhasil, proses itu berujung saling dorong antara massa demonstran dengan aparat kepolisian. Usai saling dorong tersebut, tampak terlihat beberapa mahasiswa digelandang aparat kepolisian menuju Polres Tangerang Kota.

Wakapolresta Tangerang, AKBP Leonard M Sinambela menyatakan pihaknya melakukan pengamanan unjuk rasa. Namun saat ditanya berapa jumlah massa aksi yang diamankan tersebut ia belum mengungkapkan.

"Ya, Polresta Tangerang pengamanan unjuk rasa, makasih. Polresta Tangerang mengamankan unjuk rasa," ujar Leonard.

Sementara itu, Kabid Trantibum Satpol-PP Kabupaten Tangerang, Widodo menuturkan, adanya mahasiswa menyampaikan aspirasi di kegiatan HUT Kabupaten Tangerang. Terdapat 3 kelompok mahasiswa yang sudah hadir, selain dalam kondisi pandemi Covid-19 sehingga kerumunan dilarang.

"Aspirasi boleh tapi dengan cara-cara yang baik. Karena kondisi dorong-dorongan ya mereka (mahasiswa) diangkut diamankan dahulu ke Polres," katanya.

zxc3

Beredar sebuah video yang melihatkan kerusuhan pada saat demo menggegerkan warga net di sosial media Instagram milik @link_berita (13/10/2021). Setidaknya video kericuhan tersebut telah di saksikan sebanyak kurang lebih 5000 kali tayangan.

@gilangmaulana29 :” Diamankan sih boleh tapi jangan di kasarin juga sampe di hempasin badannya :”

@ucupdisini123 :” Mau ngelawan takut head shot wkwk “

@moch.bagus_alfandi :” LIHAT IDAMANMU DEK “

@rhiyo.rifai :” Trus pada siapa skrg kita berlindung?? “

@maauulanaa_ :” Harusnya dia dlu jgn tes polisi kenapa ga masuk tarung bebas aja mungkin lebih berbakat dan lebih hal*l “

@ksigitp :” biarlah karma dibalas karma..itu pasti ada. "

@ajinurkhakim123 :” MMA dengan kearifan lokal “

@kuumikooo_ :” makin gak percaya dah masyarakat sama polisi :”

zxc4

@boruto_nich4n :” Lagi2 polis “

@zulhendriktftt :” Tapi..kalau polisi yg jadi korban ...paling paling dibilang...itu sudah tugas....ibarat bola..yg hebat kan komentatornya..bukan pemain. “

PenulisR24/anto


Loading...
Loading...