Cerita Slamet Suradio, Masinis yang Dituduh Jadi Penyebab Tragedi Bintaro: Kecelakaan Kereta Api Paling Mengerikan

Kamis, 14 Oktober 2021 | 22:02 WIB
google google

RIAU24.COM -  Slamet Suradio adalah masinis kereta api KA 225 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang. Kereta itu bertabrakan dengan KA 220 di Pondok Betung, Jakarta Selatan yang dikenal dengan “Tragedi Bintaro”.

19 Oktober 1987, dua kereta api saling bertabrakan. Insiden yang menewaskan ratusan orang itu dianggap sebagai kecelakaan kereta api yang paling mengerikan.

Dilansir dari Infosedunia, Slamet didakwa jadi biang kerok insiden tersebut. Padahal sebagai masinis, tugasnya hanyalah menjalankan aba-aba dari petugas pengatur perjalanan.

Baca Juga: Ikuti Peringatan Hari Besar Maulid Nabi Muhammad SAW, Tiga Wanita Berhijab Ini Malah Asik Joget TikTok di Panggung, Netizen Geram

Slamet yakin dirinya tak bersalah. Ia merasa sudah berjalan sesuai jalur yang tertulis dalam surat perintah ini.

Namun entah bagaimana, tiba-tiba ada kereta dari arah berlawanan menuju di rel yang sama. Slamet menarik tuas rem sekencang mungkin, namun tabrakan tak bisa dihindari.

Baca Juga: Nekat Trobos Palang Perlintasan KA yang Telah Ditutup, Pria Ini Harus Tewas Dengan Kondisi Mengenaskan

Slamet dijebloskan ke penjara. Ia dipaksa mengaku menjalankan kereta tanpa perintah petugas, namun ia menolak. Bahkan hingga di pengadilan Slamet tidak mau menandatangani BAP tersebut.

"Pengadilan dunia memang tidak bisa kita harapkan berlaku adil, seringkali hanya membutuhkan orang kecil untuk dipersalahkan."

PenulisR24/riz


Loading...
Loading...