Mengerikan, Gadis Di Bawah Umur Ini Diduga Diperkosa Oleh 400 Orang Termasuk Polisi Selama 6 Bulan

Minggu, 14 November 2021 | 21:15 WIB
Foto : Aljazeera Foto : Aljazeera

RIAU24.COM -  Dalam insiden penyerangan seksual terbaru yang tidak kalah mengganggu, seorang gadis kecil dihamili setelah dia diduga diperkosa oleh 400 orang yang berbeda termasuk seorang polisi, selama enam bulan di Beed, Maharastra, menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh News 18 Lokmat (Marathi) menurut TNN.  

Inilah yang terjadi 

Menurut laporan, ibu gadis itu meninggal 2 tahun yang lalu. Setelah itu, dia dinikahkan oleh ayahnya.

Baca Juga: Wow, Salah Satu Pagoda Berusia 500 Tahun Roboh di Thailand



Dia tinggal bersama mertuanya selama lebih dari setahun sebelum kembali karena ayah mertuanya sering mengganggunya. 

Beberapa hari kemudian dia pergi ke kota Ambejogai untuk mencari pekerjaan. 

Di Ambejogai, dia diduga dilecehkan secara seksual oleh dua orang yang menjanjikan pekerjaan kepadanya, menurut laporan Lokmat. 

Setelah itu, dia diduga diperkosa oleh ratusan orang lainnya, termasuk seorang polisi. Jumlah total orang yang melecehkannya secara seksual adalah 400 dan dia akhirnya hamil.     

Apa yang sedang dilakukan polisi?

Dia sedang  hamil dua bulan. Proses aborsi dari Komite Kesejahteraan Anak sedang berlangsung. 

Baca Juga: Kasihan, Kareena Kapoor Dikeroyok Sejumlah Fans Gila di Bandara Mumbai


Berdasarkan pengaduan yang diajukan, polisi telah mengajukan kasus. 4 orang ditahan dan penyelidikan sedang berlangsung. 

Sebelumnya, seorang gadis kecil mengaku  diperkosa oleh 33 anak muda beberapa kali di lokasi berbeda di Dombivli antara 29 Januari dan 22 September. 

Pada bulan Januari, seorang terdakwa telah melakukan pelecehan seksual terhadap gadis itu dan merekam video. Belakangan, video itu digunakan untuk memerasnya dan memaksanya melakukan hubungan seksual dengan terdakwa lainnya. 

Atas dasar pengaduan, sebuah kasus telah diajukan berdasarkan IPC Bagian 376, 376 (N), 376 (3), 376 (D) (A) dan POCSO Act. 

Pemerkosaan adalah tindakan keji yang membuat korbannya trauma. Gangrape selama periode waktu menambah trauma dan korban pemerkosaan tidak pernah sama. 

Mereka mungkin secara fisik selamat dari tindakan itu, tetapi secara mental mereka terluka seumur hidup. Hukum perlu lebih aktif pada bagian ini dan orang berharap dalam kasus ini yang bersalah dihukum.       





PenulisR24/dev


Loading...
Loading...