Ditonton 13 Juta Kali, Viral Video Perbedaan Nasi Padang Makan di Tempat Dengan Dibungkus, Ternyata Hasilnya...

Kamis, 18 November 2021 | 21:56 WIB
Ditonton 13 Juta Kali, Viral Video Perbedaan Nasi Padang Makan di Tempat Dengan Dibungkus, Ternyata Hasilnya... (Foto/int) Ditonton 13 Juta Kali, Viral Video Perbedaan Nasi Padang Makan di Tempat Dengan Dibungkus, Ternyata Hasilnya... (Foto/int)

RIAU24.COM - Sejak lama beli nasi di warung makan Padang disebut lebih banyak kalau dibungkus ketimbang makan di tempat. Ada yang menyebut itu dikarenakan sejarah masa penjajahan, dan ada pula yang menduga bentuk terimaksih pemilik warung karena tidak perlu cuci piring.

Bahkan pemilik akun Tiktok @haitoko mencoba langsung membuktikan perbedaan nasi padang kalau makan di tempat dengan yang dibungkus. Bahkan mereka sengaja membawa timbangan agar hasilnya lebih valid.

Dalam video itu mereka memesan dua nasi, satu dibungkus dan satu lagi makan di tempat. Dan ternyata nasi yang dibungkus tadi dibuka dalam warung dan diletakkan di piring.

Baca Juga: Alami Sakit Perut Luar Biasa, Nathalie Holscher Dilarikan ke Rumah Sakit, Netizen: Salut Lihat Kang Sule Tetap Tenang

Lalu ditimbang, berat nasi dan piring yang makan di tempat sekira 2,5 Kg. Sedangkan nasi yang dibungkus tadi setelah ditimbang sekira 3,5 Kg.

Ketika ditanya pegawai di rumah makan Budi Jaya beralamat depan Gerbang Utama Unnes, Efri membenarkan hal itu. Ketika ditanya alasannya, Efri menjawab, "Kalau makan ditempat kan itu untuk abang sendiri. Kalau di bungkus abang bisa makan bersama keluarga."

Langsung netizen atau warganet berikan ragam komentarnya. @Umi Tri Mulyani: "Besok coba deh pesen nasi Padang di bukus tapi makan ditempat. Auto kenyang double."

Baca Juga: Selama 30 Tahun, Pria ini Jadikan Benda Seharga 1,5 Miliar Sebagai Ganjal Pintu

@Ivan cavalerra: "Pasti lebih banyak di bungkus. Jawabannya adalah?
kalo d bungkus gak pake nyuci piring jadi itu upah nyuci sama sabunnya piringnya."

@Dipo M Nasution: "Kata guru sekolah saya kenapa bisa lebih bnyk dibungkus, karena dlu jaman penjajahan hnya kaum elit yg bsa makan diresto, dan pribumi bungkus."

@Doracimin: "Dulu pernah denger kalau dari jaman penjajahan org belanda makannya d tempat jd porsinya sedikit kl org kita buat d bungkus jd byk tapi gatau juga sih ya."

@Nuna ArmyElf: "Baik banget penjualnya. Emang bener. Kalaudibungkus bisa makan barengan. Moga berkah buat penjualnya."

@Devvi: "Banyak yang di bungkus kalo makan di tempat 1 centong kalo bungkus 2 centong katanya biaya nyuci piring, mantan karyawan nasi padang."

PenulisR24/riki


Loading...
Loading...