Bayi Gajah Sumatera Meninggal Karena Infeksi Setelah Kehilangan Belalainya Dalam Perangkap yang Disetel Oleh Pemburu

Sabtu, 20 November 2021 | 10:12 WIB
Foto : WorldofBuzz Foto : WorldofBuzz

RIAU24.COM - Seekor bayi gajah mati karena infeksi setelah belalainya harus diamputasi setelah terjebak dalam perangkap yang dibuat oleh pemburu liar di Indonesia. 

Ketika anak gajah tersebut berumur satu tahun, ia ditemukan terjebak dalam perangkap oleh desa-desa di kota Aceh Jaya, itu ditinggalkan oleh kawanannya. Penduduk desa membawa anak sapi malang itu ke lembaga konservasi untuk dirawat.

Baca Juga: Tim Margasatwa Pakistan Gendong Bayi Penyu Hijau Langka Dari Pantai ke Laut, Foto-Fotonya Jadi Viral

Seperti dilansir dari BBC, para pejabat di lembaga konservasi itu berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan nyawa bayi gajah dengan mengamputasi belalainya. Sayangnya setelah dua hari, anak sapi malang itu mati karena infeksi dari luka-lukanya. Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh menjelaskan,

“Kami tidak bisa menyelamatkannya karena lukanya parah dan terinfeksi. Kami melakukan yang terbaik untuk membantunya.”

Baca Juga: Salah Mengamputasi Kaki Pasien, Dokter Austria Ini Didenda Ratusan Juta

Karena penggundulan hutan yang cepat di Kalimantan dan Sumatera, gajah Sumatera adalah spesies yang terancam punah dan gadingnya dijual dengan harga tinggi di pasar gading ilegal. Situasi satwa langka di kawasan ini terlihat sangat suram. Semoga ada cahaya di ujung terowongan ini. Jika tidak, generasi penerus kita tidak akan bisa merasakan keajaiban alam.

 

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...