Ilmuwan Ini Kebingungan Soal Penyebaran Covid-19 di Afrika

Sabtu, 20 November 2021 | 17:51 WIB
Ilustrasi. Sumber: Internet Ilustrasi. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Ketua kesehatan global di Universitas Columbia Wafaa El-Sadr mengaku kebingungan dengan apa yang terjadi di Benua Afrika. Terutama untuk soal penyebaran Covid-19.

Sadr bingung lantaran di benua itu tidak tidak terjadi lonjakan kasus ditengah tidak memiliki cukup vaksin dan minim penggunaan masker dikutip dari pikiran-rakyat.com, Sabtu, 20 November 2021.

Alhasil, WHO langsung menggambarkan benua itu sebagai salah satu wilayah yang paling sedikit terkena dampak di dunia dalam laporan pandemi mingguannya.

Baca Juga: Chris Hemsworth Insekyur Para Fans Kehilangan Minat Padanya Kalau Terus-terusan Perankan Thor

Beberapa peneliti mengatakan populasi benua yang lebih muda, usia rata-rata adalah 20 versus sekitar 43 di Eropa Barat.

Selain tingkat urbanisasi yang lebih rendah dan kecenderungan untuk menghabiskan waktu di luar ruangan, mungkin telah terhindar dari efek virus yang lebih mematikan.

Baca Juga: Inilah Gambar Matahari Paling Detail Yang Pernah Diambil Oleh Astrofotografer

"Afrika tidak memiliki vaksin dan sumber daya untuk memerangi Covid-19 seperti yang mereka miliki di Eropa dan AS, tetapi entah bagaimana mereka tampaknya lebih baik," ujarnya.

Sadr berkaca dari data yang diterimanya belum lama ini. Dimana, jumlah orang di Afrika yang telah menerima vaksinasi Covid-19 kurang dari 6 persen.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...