Ayah Ini Sangat Bahagia Dapat Donor Hati dari Anak Sendiri

Senin, 29 November 2021 | 13:29 WIB
Molly dan Mike Molly dan Mike

RIAU24.COM - Seorang ayah asal Minnesota menyambut hari-hari barunya setelah mendapat donor hati dari anaknya sendiri.

Baca Juga: Paksa Wanita Tidak Menuntut Mahar yang Banyak Jika Siklus Haid Tidak Teratur, Ustaz Ini Tuai Kritik Pedas Dari Netizen

"Sekarang saya dapat mengambil semua sifat positif Molly karena mereka ada dalam diri saya," kata Mike Maudal.

"Saya tentu memiliki apresiasi yang luar biasa untuk Molly."

Baca Juga: Khawatir dengan Efek Samping Vaksin COVID-19 dengan Penyakitnya, Rumah Sakit Tolak Berikan Pria Ini Transplantasi Jantung

Mike Maudal (62) didagnosis menderita steatohepatitis, suatu bentuk penyakit hati berlemak agresif yang dapat berkembang menjadi sirosis dan gagal hati.
 
Dua tahun kemudian, setelah non-stop mengonsumsi obat, pada 2018, dokter mengatakan bahwa dia membutuhkan transplantasi hati.

Molly Maudal (23) dan ibunya, Cindy Maudal, menyaksikan Mike semakin lemah.

Molly Maudal, anak tunggal, berjuang melihat penurunan mental ayahnya.

"Dia selalu periang dan senang bercanda dan orang-orang menyukainya. Namun kepribadiannya berubah," kata Molly.

Mike Maudal dimasukkan ke dalam daftar tunggu transplantasi hati. Namun, baik dokter dan keluarganya, khawatir Mike tidak akan cukup kuat secara fisik untuk menjalani transplantasi jika waktu tunggunya lama.

Kemudian keluarga Maudal mulai mempertimbangkan transplantasi hati dari donor hidup. 

Para pendonor hidup hanya dapat menyumbangkan sebagian dari hati mereka. Hati yang tersisa akan tumbuh kembali ke ukuran dan kapasitas normalnya dalam beberapa bulan.

Molly mengatakan dia bersiap untuk mengambil kesempatan untuk jadi pendonor jika dibutuhkan.

"Di benak saya, selama beberapa tahun melalui semua itu, saya berpikir untuk menjadi donor dan dalam beberapa hal ingin mengatur hidup saya sedemikian rupa. bahwa kalau-kalau dia membutuhkan transplantasi darurat, saya bisa berada di sana."

Molly Maudal kemudian memulai proses evaluasi sebagai calon pendonor untuk ayahnya, menjalani pemeriksaan darah dan fisik.

"Sungguh melegakan mengetahui bahwa kami memiliki kecocokan dan penantian serta ketidakpastian menemukan donor telah berakhir, hanya untuk mengetahui bahwa dia memiliki kesempatan sekarang," kata Molly.

 

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...